Wednesday, October 21, 2026
HomeSeni dan BudayaBelajar Membikin Pameran Lewat Nata Niti Natas #4

Belajar Membikin Pameran Lewat Nata Niti Natas #4

Published on

- Advertisement -spot_img

BELAJAR MEMBIKIN PAMERAN LEWAT NATA NITI NATAS #4

 

Soloevent.id – Di akhir semester genap ini, mahasiswa yang bernaung di bawah Jurusan Kriya Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta menggelar pameran tugas akhir bertajuk Nata Niti Natas #4.

Galeri Museum Seni ISI Surakarta jadi ruang pamer 300-an karya hasil olahan tangan mahasiswa-mahasiswa asal tiga Program Studi (Prodi) yakni Kriya Seni, Batik, serta Keris dan Senjata Tradisional angkatan 2013-2015. Pameran ini berlangsung dari Senin-Jumat (20-24/6/2016).

Dosen Pendamping Pameran Nata Niti Natas #4, R. Adi Prabowo, menjelaskan, pameran ini merupakan bentuk pertanggungjawaban mahasiswa Jurusan Kriya atas materi-materi mata kuliah praktek yang diajarkan selama satu semester.

“Karya-karya yang ditampilkan sudah kami seleksi. Kami hanya menampilkan karya-karya yang dirasa berkualitas. Satu mahasiswa bisa menyumbang hingga enam karya,” tuturnya kepada Soloevent, Selasa (21/6/2016).

Sepengamatan Soloevent, karya-karya itu dijajar rapi dan diklasifikasikan menurut masing-masing mata kuliah. Barang-barang itu antara lain berasal dari mata kuliah Ornamen, Kriya Kayu, Kriya Logam, Studio Keris IV, dan lain-lain.

Tak hanya sebagai ajang pertanggungjawaban, pameran Nata Niti Natas #4 juga bertujuan untuk melatih manajemen kekaryaan dan manajemen pameran para mahasiswa. “Lewat ini kami mengajari mereka supaya bisa membuat pameran yang bisa dinikmati semua orang. Ini juga jadi ajang pembelajaran para mahasiswa sebelum membikin pameran di luar kampus,” terang dia.

Adi menilai, karya-karya yang disuguhkan di setiap pameran Nata Niti Natas selalu mempunyai kemiripan. Namun, seiring bertambahnya semester, mahasiswa selalu menampilkan progres maksimal di setiap edisi Nata Niti Natas.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Potensi 11 Kelurahan Bersatu di Srawung Budaya Jebres 2026

Soloevent.id - Budaya seringkali dipandang sebagai hambatan dalam pembangunan. Padahal budaya sebenarnya dapat menjadi...

Misteri Rumah Tua & Ritual Sesat: Siap-Siap Nonton Film Rambut Sewu 5 November!

Soloevent.id - Genre film horor masih menjadi genre yang banyak diminati oleh penonton. Dengan...

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

More like this

Potensi 11 Kelurahan Bersatu di Srawung Budaya Jebres 2026

Soloevent.id - Budaya seringkali dipandang sebagai hambatan dalam pembangunan. Padahal budaya sebenarnya dapat menjadi...

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

Panggung Budaya Mahasiswa Internasional UNS di UNS Cultural Night 2026

Soloevent.id - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar UNS Cultural Night (UCN) 2026 dengan...