Wednesday, May 27, 2026
HomeBisnisPanti Rehabalitasi Slank Terbuka Lebar Dan Gratis

Panti Rehabalitasi Slank Terbuka Lebar Dan Gratis

Published on

- Advertisement -spot_img

PANTI REHABALITASI SLANK TERBUKA LEBAR DAN GRATIS

Soloevent.id – Tahun 2000 menjadi momentum titik balik bagi Slank. Ya, selama lebih kurang tujuh tahun, beberapa personel dari salah satu band rock terbesar di Indonesia itu terbuai dalam rayuan narkoba. Di awal milenium baru, anugerah terjadi. Tiga anggotanya yaitu Bimbim, Kaka, dan Ivanka, akhirnya memproklamasikan diri bahwa sudah terbebas dari belenggu barang haram itu.

Dua tahun pasca lepas dari adiksi, Slank membuat sebuah panti rehabilitasi yang dibangun di markas besar mereka, Gang Potlot. Dalam pengoperasiannya, Slank mendapat dukungan dari dr. Aisyah Dahlan dan Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan.

Penggebuk drum Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim, mengatakan, pintu tempat rehabilitasi itu terbuka lebar bagi siapa saja pemakai narkoba yang punya niatan untuk sembuh. Ditambah lagi, proses rehabilitasi di panti tersebut tidak dipungut biaya.

Bimbim menjelaskan, untuk keluar dari jerat narkoba, para pasien tidak diberi pengobatan alternatif. Slank punya cara lain untuk penanganannya. “Mereka kami ‘kurung’, enggak dibolehin memakai ‘barang’ selama sepuluh hari. Kalau mereka sakit, misal flu atau diare, kami beri obat yang sewajarnya,” terang dia saat menjadi pembicara dalam Seminar Nasional Antinarkoba di Auditorium Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta, Rabu (4/5/2016).

Lelaki kelahiran 25 Desember 1966 ini menyebutkan, alasan Slank membuat panti rehabilitasi itu didasari pada keinginan agar Indonesia terbebas dari narkotika. “Kalau ditanyain tempat rehabilitasi itu punya pengaruh besar atau tidak, kami enggak mikir sampai ke situ. Yang jelas kami hanya berpikir untuk melakukan sesuatu,” ujarnya.

Bimbim berharap gerakan yang mereka lakukan dapat menjadi besar suatu saat kelak. “Siapa tahu pergerakan kecil ini bisa jadi bola salju yang menggelinding menjadi gerakan massif,” tambahnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Bank Indonesia Solo Gelar ADIKARYA FEST 2026: Perkuat Sistem Digitalisasi dan UMKM di Solo Raya

Soloevent.id - Bank Indonesia Kantor Perwakilan Solo kembali menggelar acara ADIKARYA FEST 2026 pada...

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...

More like this

Bank Indonesia Solo Gelar ADIKARYA FEST 2026: Perkuat Sistem Digitalisasi dan UMKM di Solo Raya

Soloevent.id - Bank Indonesia Kantor Perwakilan Solo kembali menggelar acara ADIKARYA FEST 2026 pada...

Meski Balon Udara Gagal Terbang, Warga Tetap Padati Alun-Alun Utara Solo

Soloevent.id - Belasan balon udara yang disiapkan manajemen Bank Jateng Syariah Cabang Solo dalam...

Dari Kuliner Viral sampai Guyon Waton, Ini Keseruan Uleg Bazar Kuliner 2026 di Mangkunegaran

Soloevent.id - Uleg Bazar Kuliner (UBK) 2026 digelar pada 14 hingga 17 Mei 2026...