Monday, September 21, 2026
HomeBisnisBerkat Slankers, Slank Terbebas Dari Narkoba

Berkat Slankers, Slank Terbebas Dari Narkoba

Published on

- Advertisement -spot_img

BERKAT SLANKERS, SLANK TERBEBAS DARI NARKOBA

Soloevent.id – Di kalangan anak band, penggunaan narkoba sepertinya sudah dianggap sebagai hal “lazim”. Salah satu band Indonesia yang pernah terlilit barang haram tersebut adalah Slank. Ya, selama bertahun-tahun, personel grup rock and roll itu terjerat narkotika.

Walaupun tetap mengeluarkan karya di tengah adiksi, tetapi bisa dibilang era pertengahan-akhir ’90-an menjadi periode kelam bagi Slank. Memasuki milenium kedua, barulah Slank berani memproklamirkan diri bahwa telah bebas dari cengkeraman narkoba.

Satu faktor yang menjadi alasan mereka untuk sembuh adalah para fans-nya, Slankers Sebagai sosok yang diidolai, personel Slank merasa tertampar saat melihat penggemar-penggemarnya mengikuti gaya hidup seperti mereka.

“Salah satu alasan kami berhenti [memakai narkoba] karena banyak Slankers yang mengikuti gaya hidup kami,” beber penabuh drum Slank, Bimbim, dalam Seminar Nasional Antinarkoba yang diadakan di Auditorium Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta, Rabu (4/5/2016).

Lelaki bernama lengkap Bimo Setiawan Almachzumi ini melanjutkan, pada Januari 2000 sewaktu Slank memberi pernyataan bahwa telah lepas dari narkoba, hal tersebut disambut baik oleh para Slankers. “Ribuan orang menjadi bersemangat untuk memerangi narkoba,” kata dia.

Dua tahun pasca lepas dari lembah hitam, Slank mengajak para pengguna untuk melakukan tindakan yang sama. Untuk itu, Slank membuka tempat rehabilitasi bagi para pemakai narkoba. Panti rehabilitasi itu tak jauh dari markas Slank di Gang Potlot, Jakarta Selatan.

“Tempat rehabilitasi ini gratis. Kami dibantu sama dr. Aisah Dahlan. Di dalamnya, kami sama sekali enggak pakai pengobatan alternatif. Jadi mereka kami ‘kurung’, enggak dibolehin memakai ‘barang’ selama sepuluh hari. Dari situ, banyak yang lepas [dari narkoba] akhirnya,” ungkap pria kelahiran 25 Desember 1966 tersebut.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Gerakan Solusi Indonesia Gelar Event GSI Youth di Kota Solo, November mendatang.

Soloevent.id - Indonesia memiliki jutaan anak muda dengan energi, kreativitas, gagasan, dan kemampuan untuk...

Gowes 30K Jelajah Sejarah! Intip Kemeriahan Solo Diversity Bike 2026

Soloevent.id - PT Viva Vastenburg Fortress bersama Pemerintah Kota Surakarta menggelar acara Solo Diversity...

Solo International Performing Arts Hari Kedua Tampilkan  5 Delegasi Seni Yang Memukau

Soloevent.id - Solo International Performing Arts (SIPA) 2026  Hari kedua menampilkan beragam karya seni...

More like this

Gerakan Solusi Indonesia Gelar Event GSI Youth di Kota Solo, November mendatang.

Soloevent.id - Indonesia memiliki jutaan anak muda dengan energi, kreativitas, gagasan, dan kemampuan untuk...

Gowes 30K Jelajah Sejarah! Intip Kemeriahan Solo Diversity Bike 2026

Soloevent.id - PT Viva Vastenburg Fortress bersama Pemerintah Kota Surakarta menggelar acara Solo Diversity...

Kemeriahan Konser Harmony Manikam Nusantara di Ndalem Ndjojokoesoeman

Soloevent.id - Konser orkestra "Harmony Manikam Nusantara" bersama Svara Dhananjaya Music Orchestra sukses digelar...