Thursday, October 15, 2026
HomeBisnisLantik Pengurus Baru, Pmi Tingkatkan Bidang Kemanusiaan

Lantik Pengurus Baru, Pmi Tingkatkan Bidang Kemanusiaan

Published on

- Advertisement -spot_img

LANTIK PENGURUS BARU, PMI TINGKATKAN BIDANG KEMANUSIAAN

Soloevent.id – “Mengadu kebaikan adalah salah satu cara yang digunakan PMI Solo untuk mengajak sesama untuk mendonorkan darahnya. Mengajak orang untuk berlaku kebaikan kepada sesama.”

Itulah ucapan yang dilontarkan oleh Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Surakarta, H. Susanto Tjokrosoekarno. Pria yang kerap disapa Susanto itu kini dilantik sebagai Ketua PMI Surakarta dalam Pelantikan Pengurus Kota PMI Surakarta Masa Bakti 2016 – 2021, Selasa (3/5/2016). Sebelumnya, Susanto juga telah menjabat sebagi Ketua PMI Surakarta periode 2011 – 2016.

Dalam sambutannya, Susanto menuturkan pihaknya akan terus berusaha untuk menjadikan PMI sebagai ladang amal yang subur. Dengan pelantikan pengurus baru ini beberapa program pun telah direncanakan. Yang utama dan paling sederhana ialah meneruskan program sebelumnya yaitu menambah mesin.

“Melihat potensi dan kompetensi seluruh komponen yang ada di PMI Surakarta, kami telah merencanakan kegiatan guna mewujudkan PMI yang berkarakter, profesional, mandiri dan dicintai masyarakat. PMI akan terus meningkatkan peran dalam bidang kemanusiaan yaitu dengan mendirikan Griya Anak Ceria dan Rumah Sakit,” tuturnya.

Dengan perolehan Sertifikat ISO, GMP (Good Manufacturing Practice) dan Akreditasi  LKP (Lembaga Kursus & Pelatihan, PMI berkomitmen untuk terus mengembangkan kegiatan yang lebih bermanfaat bagi masyarakat luas. Antara lain Pengembangan Unit Transfusi Darah, Dompet Kemanusiaan untuk yang Miskin dan Sakit, Griya PMI Peduli, Griya Bahagia, Bina Lansia Sehat, Program Unggulan, Penanggulangan Bencana, Poliklinik, Ambulans & Mobil Jenazah Gratis dan Pengembangan Sumber Daya.

Susanto menambahkan selama ini PMI tidak berpangku tangan pada dana pemerintah. Warga Solo dianggap sangat sadar akan kepedulian sesama hingga semua usaha PMI terasa lebih ringan dan mudah.

“Solo sangat responsif dan mendukung baik. Contoh dalam satu bulan Griya Lansia dan PMI Peduli membutuhkan Rp 70 juta. Semua itu kami tidak mengajukan APBD maupun dari pemerintah, namun datangnya dana dari donatur. Yang paling penting itu bila organisasi sudah dipercaya masyarakat. Kalo sudah begitu pasti kegiatan apapun  akan disupport,” terangnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

Disco Pilates Hadir Pertama Kali di Solo, Musro The Sunan Hotel Solo

Kolaborasi Yogashala dan Music Room The Sunan Hotel Solo SOLO, 3 Oktober 2026 — Ada...

Panggung Budaya Mahasiswa Internasional UNS di UNS Cultural Night 2026

Soloevent.id - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar UNS Cultural Night (UCN) 2026 dengan...

More like this

Disco Pilates Hadir Pertama Kali di Solo, Musro The Sunan Hotel Solo

Kolaborasi Yogashala dan Music Room The Sunan Hotel Solo SOLO, 3 Oktober 2026 — Ada...

Gerakan Solusi Indonesia Gelar Event GSI Youth di Kota Solo, November mendatang.

Soloevent.id - Indonesia memiliki jutaan anak muda dengan energi, kreativitas, gagasan, dan kemampuan untuk...

Gowes 30K Jelajah Sejarah! Intip Kemeriahan Solo Diversity Bike 2026

Soloevent.id - PT Viva Vastenburg Fortress bersama Pemerintah Kota Surakarta menggelar acara Solo Diversity...