Friday, May 29, 2026
HomeSeni dan BudayaPentas Pesona Solo Kemilau Jadi Puncak Hari Tari Dunia 2016 Kota Solo

Pentas Pesona Solo Kemilau Jadi Puncak Hari Tari Dunia 2016 Kota Solo

Published on

- Advertisement -spot_img

PENTAS PESONA SOLO KEMILAU JADI PUNCAK HARI TARI DUNIA 2016 KOTA SOLO

Soloevent.id – “Pesona Solo Kemilau”. Itulah lakon yang akan diangkat dalam pertunjukan Solo Menari 2016. Pementasan yang didukung oleh 1.645 penari ini menjadi puncak selebrasi peringatan Hari Tari Dunia 2016 Kota Solo. Acara ini dihelat di Jalan Jenderal Sudirman, Jumat (29/4/2016), pukul 16.00 WIB hingga menjelang maghrib.

Ketua Pelaksana Solo Menari 2016, Eko Wahyu Prihantoro, menuturkan, “Pesona Solo Kemilau” merupakan penggambaran masyarakat yang tenang, tentram, dan damai dalam mewujudkan Solo Kemilau.

“Di dalam Solo Kemilau terdapat masyarakat yang dinamis dan penuh semangat. Sehingga mewujudkan Solo sebagai kota yang aman, tenteram kertaraharja, yang ditopang dengan keberagaman etnis, agama, dan budaya,” jelasnya dalam jumpa pers di kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Solo, Rabu (27/4/2016).

Para penampil yang terlibat di pergelaran ini berasal dari murid-murid sekolah se-Solo, sanggar tari di Solo dan luar Solo, kelompok seni di Kota Solo, dan Paguyuban Guru Tari (Pagutri), serta penari mancanegara.

Lebih lanjut, Eko memaparkan, pementasan ini bakal diawali dengan penampilan 1.000 anak didik Pagutri. Acara inti diawali kemunculan penari umbul-umbul, yang disusul penari kain – mereka melakukan konfigurasi menggunakan properti kain.

“Suasana kebersamaan diwujudkan dengan tampilnya pedagang Pasar Gede dan grup Sahita yang berperan sebagai rakyat. Suasana ini didukung oleh penampilan Tari Caping dari Sanggar Soerya Soemirat dan Sarwi Retno Budaya. Di babak pertama ini juga turut Kelompok Lembu Sura,” urai Eko.

Babak kedua menggambarkan  ketenangan. Di babak ini para penari anak-anak bakal bermain permainan tradisional. Beberapa lainnya bakalan berkostum binatang dan tumbuhan. Selanjutnya suasana aman, tenteram, dan damai akan diwujudkan di babak ketiga. “Ditandai kemunculan tokoh agama dan lintas etnis yang diperankan oleh Teater Dipo,” sambungnya.

Di babak akhir akan menampilkan penggambaran suasana semangat, yang disajikan lewat Tari Rampak Gagah, atraksi Barongsai dan Liong Tripusaka, Tari Ganong, Tari Ombak, Kelompok Lembu Sura “Di babak ini Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo akan menyampaikan orasi tentang program 3WMP [Waras, Wasis, Wareg, Mapan, Papan] yang berkaitan dengan Hari Tari Dunia,” terang Eko, sembari menambahkan “Pesona Solo Kemilau” bakalan ditutup dengan menari bersama diiringi mars 3WMP.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Bank Indonesia Solo Gelar ADIKARYA FEST 2026: Perkuat Sistem Digitalisasi dan UMKM di Solo Raya

Soloevent.id - Bank Indonesia Kantor Perwakilan Solo kembali menggelar acara ADIKARYA FEST 2026 pada...

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...

More like this

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...

Pre-Event Solo Batik Carnival ke-17 Kenalkan Tema “Pitoelas” di The Park Mall Solo Baru

Soloevent.id - Pre-Event Pertama Solo Batik Carnival ke-17 digelar di Atrium The Park Mall...