Sunday, September 20, 2026
HomeMusikMenjelang Wazem Concert, Para Band Indie Angkat Bicara

Menjelang Wazem Concert, Para Band Indie Angkat Bicara

Published on

- Advertisement -spot_img

MENJELANG WAZEM CONCERT, PARA BAND INDIE ANGKAT BICARA Minggu (20/3/2016) mendatang, Taman Balekambang, Solo, bakal jadi saksi bergulirnya pentas kolaborasi lintas genre antara orkestra dengan lima band indie serta satu solois gitar. Adalah Bengawan Symphony Orchestra yang akan mengiringi Vitamin C, Sisi Selatan, Tanpa Batas, Nothing Special, Fisip Meraung, dan Febri Kurniawan. Wazem Concert merupakan nama pertunjukan itu. Mengusung tagline “First Time in Solo, Orchestra Meet Indie Band”, konser musik akhir pekan ini ingin menyuguhkan sesuatu yang beda. Coba bayangkan, jika biasanya grup orkestra mengiringi penyanyi solo, kali ini mereka bakalan tampil sepanggung bersama band-band indie dan solois gitar. Wah, sepertinya konser akan berlangsung menarik. Pimpinan Proyek Wazem Concert, Domo Sudrajat, menjelaskan, Wazem Concert merupakan gebrakan baru di tengah banyaknya pertunjukan musik rock Kota Solo. “Kami ingin mengangkat musikalitas di dalam konser ini. Kami juga kepingin memberi pengalaman baru kepada band-band indie saat bertemu dengan orkestra, sehingga band-band itu bisa melangkah lebih tinggi lagi,” tuturnya saat mengadakan jumpa pers di SFA Steak Makamhaji, Sukoharjo, Selasa (15/3/2016). Bagi Fisip Meraung, saat pertama kali latihan bareng Bengawan Symphony Orchestra sempat ada rasa bingung. “Sedikit bingung tapi juga lumayan menyenangkan,” kata drummer Fisip Meraung, Radius Bonifasio. Di tangan Bengawan Symphony Orchestra, lagu-lagu pendek Fisip Meraung dipoles menjadi agak panjang. “Ini adalah bentuk apresiasi terhadap karya-karya kami,” tambahnya. Sedangkan bagi Sisi Selatan, bekerjasama dengan Bengawan Symphony Orchestra ibarat mimpi yang jadi nyata. Band metal asal Wonogiri ini punya lagu berjudul “Message from Gaza” yang dikonsep secara orkestra, tetapi dalam bentuk virtual. “Saat lagu itu ditampilkan live, musik orkestra dimainkan secara minus one. Di Wazem Concert ini akhirnya keturutan digarap dengan orkestra yang asli,” terang gitaris Sisi Selatan, Adi Wibowo. Perwakilan Bengawan Symphony Orchestra, Feri Setiawan, menuturkan, tampil bersama band-band indie menjadi tantangan bagi Bengawan Symphony Orchestra. “Kami berusaha untuk mempermegah dan memperindah lagu-lagu yang dibawakan teman-teman indie, sehingga bisa menjadi karya baru yang benar-benar fresh,” ungkapnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Solo International Performing Arts Hari Kedua Tampilkan  5 Delegasi Seni Yang Memukau

Soloevent.id - Solo International Performing Arts (SIPA) 2026  Hari kedua menampilkan beragam karya seni...

SIPA 2026, Diplomasi Budaya melalui Seni Pertunjukan

Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali menyuguhkan perayaan  seni pertunjukan  bertaraf  internasional di...

SIPA Hadirkan Beragam Seni Pertunjukan di Hari Kedua

Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali melanjutkan rangkaian pertunjukannya di Pamedan Pura Mangkunegaran,...

More like this

Kemeriahan Konser Harmony Manikam Nusantara di Ndalem Ndjojokoesoeman

Soloevent.id - Konser orkestra "Harmony Manikam Nusantara" bersama Svara Dhananjaya Music Orchestra sukses digelar...

Penutupan PKKMB UNS 2026 Pecah! Raim Laode Sukses Hibur Ribuan Maba di Semar Night Festival

Soloevent.id - Penyanyi dan komedian Raim Laode turut hadir memeriahkan Semar Night Festival 2026...

Pecah Maksimal! Trio Macan, Denny Caknan hingga NDX AKA Sukses Goyang De Tjolomadoe.

Soloevent.id - Ribuan orang joget bareng di konser FYP (FestivalnYa Pedangdut) di De Tjolomadoe,...