Wednesday, May 13, 2026
HomeMusikWaldjinah, Sang Diva Keroncong

Waldjinah, Sang Diva Keroncong

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – “Walang kekek, Menclok neng tenggok. Mabur maneh, Menclok nang pari. Ojo ngenyek yo mas, Karo wong wedhok. Yen ditinggal lunga, Setengah mati.”

Bila anda penggemar musik Keroncong, pasti sudah tidak asing dengan penyanyi lagu Walang Kekek tersebut. Waldjinah, diva Keroncong tahun 1960-an yang masih menjadi kebanggaan Indonesia. Karir Waldjinah melejit sejak menjadi juara 1 Bintang Radio Indonesia tahun 1965. Momen itupun menjadi kenangan terindah bagi Waldjinah karena piala kejuaraan tersebut diserahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia kala itu, Soekarno.

Tidak hanya terkenal di negeri sendiri, Waldjinah juga popular di mancanegara. Sebut saja Malaysia, Singapura, Hongkong, Selandia Baru, Yunani, Inggris, Jepang, Belanda dan Suriname. Selain menyanyi keroncong, Waldjinah pun mahir dalam menciptakan lagu. Beberapa karyanya yang masyhur antara lain ‘Yen Ing Tawang’, ‘Bengawan Solo’, ‘Walang Kekek’, ‘Suwe Ora Jamu’.

Waldjinah pertama kali sadar akan kemampuannya saat ia menyanyikan lagu keroncong ketika usia 12 tahun. Bertahun-tahun menyanyikan keroncong dan langgam Jawa, penyanyi keroncong asal Solo ini menemukan kecintaan dan kebahagiaan dengan sendirinya. Pengalaman bernyanyi di banyak negara hingga aneka penghargaan pun telah Waldjinah dapatkan. Waldjinah pun juga  dianugrahi Lifetime Achievement di Anugerah Musik Indonesia 2013.

Kelegendarisan Waldjinah rupanya membuat salah satu perusahaan rekaman di Jakarta berniat mengusulkan namanya menjadi nama Museum Keroncong. Usulan tersebut saat ini tengah dalam pembicaraan dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Di kediamannya Jl. Parang Cantel, Kampung Mangkuyudan, Solo, Waldjinah yang saat itu masih dalam perawatan home care ditemani anaknya Ari Mulyono menganggapi usulan tersebut. ”Kami bisa menerima usulan museum keroncong saja, karena banyak seniman keroncong yang punya nama besar, seperti almarhum Pak Gesang dan lain-lain”,tutur Ari Mulyono.

 

Sumber foto : youtube.com

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Benning Aesthetic Clinic Solo Rayakan Anniversary ke-16 : Defining The Future of Beauty

Soloevent.id - Dalam rangka merayakan anniversary ke-16, Benning Aesthetic Clinic Solo menggelar pameran spektakuler...

Semarak Budaya Indonesia 2026 Kembali Hadir di Solo Bawa Semangat “Swarna Bumi Bahari”

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 sebagai agenda tahunan Kota Surakarta kembali digelar...

Indonesia’s Horse Racing 2026 Hadirkan Pacuan Kuda, Budaya Jawa, dan Hiburan Modern di Tegalwaton

Tegalwaton – Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, dipadati sekitar 30.000 pengunjung...

More like this

Konser Live Arena, Disko Koplo Mr. Jono & Joni Guncang De Tjolomadoe

Soloevent.id - Konser Musik Live Arena digelar di Halaman Parkir Timur De Tjolomadoe, Rabu...

Puncak Acara Milad Rapma FM ke-28 Hadirkan Panggung Gigs Musik di Hetero Space Solo

Soloevent.id - Komunitas radio Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Rapma FM baru saja menggelar perayaan...

Float hingga Efek Rumah Kaca Ramaikan Solo City Jazz ke-13 di Pamedan Pura Mangkunegaran

Soloevent.id - Solo City Jazz ke-13 kembali digelar pada 27 September 2025 dengan menghadirkan...