Thursday, September 17, 2026
HomeMusikWaldjinah, Sang Diva Keroncong

Waldjinah, Sang Diva Keroncong

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – “Walang kekek, Menclok neng tenggok. Mabur maneh, Menclok nang pari. Ojo ngenyek yo mas, Karo wong wedhok. Yen ditinggal lunga, Setengah mati.”

Bila anda penggemar musik Keroncong, pasti sudah tidak asing dengan penyanyi lagu Walang Kekek tersebut. Waldjinah, diva Keroncong tahun 1960-an yang masih menjadi kebanggaan Indonesia. Karir Waldjinah melejit sejak menjadi juara 1 Bintang Radio Indonesia tahun 1965. Momen itupun menjadi kenangan terindah bagi Waldjinah karena piala kejuaraan tersebut diserahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia kala itu, Soekarno.

Tidak hanya terkenal di negeri sendiri, Waldjinah juga popular di mancanegara. Sebut saja Malaysia, Singapura, Hongkong, Selandia Baru, Yunani, Inggris, Jepang, Belanda dan Suriname. Selain menyanyi keroncong, Waldjinah pun mahir dalam menciptakan lagu. Beberapa karyanya yang masyhur antara lain ‘Yen Ing Tawang’, ‘Bengawan Solo’, ‘Walang Kekek’, ‘Suwe Ora Jamu’.

Waldjinah pertama kali sadar akan kemampuannya saat ia menyanyikan lagu keroncong ketika usia 12 tahun. Bertahun-tahun menyanyikan keroncong dan langgam Jawa, penyanyi keroncong asal Solo ini menemukan kecintaan dan kebahagiaan dengan sendirinya. Pengalaman bernyanyi di banyak negara hingga aneka penghargaan pun telah Waldjinah dapatkan. Waldjinah pun juga  dianugrahi Lifetime Achievement di Anugerah Musik Indonesia 2013.

Kelegendarisan Waldjinah rupanya membuat salah satu perusahaan rekaman di Jakarta berniat mengusulkan namanya menjadi nama Museum Keroncong. Usulan tersebut saat ini tengah dalam pembicaraan dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Di kediamannya Jl. Parang Cantel, Kampung Mangkuyudan, Solo, Waldjinah yang saat itu masih dalam perawatan home care ditemani anaknya Ari Mulyono menganggapi usulan tersebut. ”Kami bisa menerima usulan museum keroncong saja, karena banyak seniman keroncong yang punya nama besar, seperti almarhum Pak Gesang dan lain-lain”,tutur Ari Mulyono.

 

Sumber foto : youtube.com

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Solo International Performing Arts Hari Kedua Tampilkan  5 Delegasi Seni Yang Memukau

Soloevent.id - Solo International Performing Arts (SIPA) 2026  Hari kedua menampilkan beragam karya seni...

SIPA 2026, Diplomasi Budaya melalui Seni Pertunjukan

Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali menyuguhkan perayaan  seni pertunjukan  bertaraf  internasional di...

SIPA Hadirkan Beragam Seni Pertunjukan di Hari Kedua

Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali melanjutkan rangkaian pertunjukannya di Pamedan Pura Mangkunegaran,...

More like this

Kemeriahan Konser Harmony Manikam Nusantara di Ndalem Ndjojokoesoeman

Soloevent.id - Konser orkestra "Harmony Manikam Nusantara" bersama Svara Dhananjaya Music Orchestra sukses digelar...

Penutupan PKKMB UNS 2026 Pecah! Raim Laode Sukses Hibur Ribuan Maba di Semar Night Festival

Soloevent.id - Penyanyi dan komedian Raim Laode turut hadir memeriahkan Semar Night Festival 2026...

Pecah Maksimal! Trio Macan, Denny Caknan hingga NDX AKA Sukses Goyang De Tjolomadoe.

Soloevent.id - Ribuan orang joget bareng di konser FYP (FestivalnYa Pedangdut) di De Tjolomadoe,...