Sunday, September 20, 2026
HomePameranCangwit Jadi Arena Pameran Foto-Foto Keren ISI Surakarta

Cangwit Jadi Arena Pameran Foto-Foto Keren ISI Surakarta

Published on

- Advertisement -spot_img

CANGWIT JADI ARENA PAJANG HASIL FOTO-FOTO KEREN

Malam itu, sisi sebelah selatan Cangwit Creative Space disulap jadi ruang pamer. 74 foto beragam tema, dipasang di papan-papan putih. Karya-karya tersebut merupakan tugas akhir semester 1 mahasiswa angkatan 2015 Program Studi Fotografi Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta.

Bertajuk Alphabet, acara tersebut berlangsung selama tiga hari, dari Jumat-Minggu (8-10/1/2016). Disesuaikan dengan semesternya, foto-foto yang dipamerkan tersebut diproduksi menggunakan teknik dasar pengambilan gambar. Dalam proses editing pun, peserta hanya diperkenankan memoles dari segi pencahayaan, kontras, dan lainnya.

Jenis-jenis foto yang disuguhkan bermacam-macam, antara lain landscape, portrait, macro, dan sebagainya. Salah satu peserta, Pratama Putra, menampilkan foto portrait berjudul “Terpaku Masa Lalu”. Pratama membidik seorang nenek sebagai obyek fotonya. Selain detail kerutan, sisi unik dari si nenek adalah gelungan rambut yang ditusuk dengan paku.

Beda halnya dengan Aji. Lewat foto macro “Butir-butir Air”, ia memvisualkan butiran air yang berada di dedaunan. Dua butiran air besar menjadi fokusnya, sementara butiran-butiran lainnya, dia perlihatkan secara blur. Karya foto macro lainnya ditampilkan oleh Lailatul Fitria. Kuncup bunga dijadikannya obyek karyanya yang berjudul “Keindahan yang Tersembunyi”.

CANGWIT JADI ARENA PAJANG HASIL FOTO-FOTO KEREN

Lewat pameran foto Alphabet, mahasiswa angkatan 2015 Prodi Fotografi ISI Surakarta ingin menunjukkan kesatuan dalam keberagaman. “Analoginya dari alfabet. Hurufnya bermacam-macam, tapi mereka jadi kesatuan. Sama seperti kami. Foto yang ditampilkan di sini beda-beda teknik dan jenisnya, tapi tetap dalam kesatuan,” tutur Ketua Pelaksana Alphabet, Mahendra Bayu, saat ditemui di sela pameran, Minggu (10/1/2016).

Proses pengambilan gambar dilakukan sejak empat bulan yang lalu. Lokasinya pemotretan tak hanya Solo. Beberapa foto ada yang diproduksi di luar kota. Setiap satu mahasiswa wajib menyetor 36 karya. Foto-foto itu kemudian diseleksi, dan dipilih dua terbaik untuk ditampilkan di pameran. “Karya-karya ini dinilai oleh dosen kami,” tutur Mahendra.

Selain pameran foto, acara ini juga dimeriahkan oleh seminar fotografi bertema “Human Interest & Landscape” serta beragam aksi band indie Kota Solo.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Solo International Performing Arts Hari Kedua Tampilkan  5 Delegasi Seni Yang Memukau

Soloevent.id - Solo International Performing Arts (SIPA) 2026  Hari kedua menampilkan beragam karya seni...

SIPA 2026, Diplomasi Budaya melalui Seni Pertunjukan

Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali menyuguhkan perayaan  seni pertunjukan  bertaraf  internasional di...

SIPA Hadirkan Beragam Seni Pertunjukan di Hari Kedua

Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali melanjutkan rangkaian pertunjukannya di Pamedan Pura Mangkunegaran,...

More like this

Satu Dekade Dayskomvis! Intip Pameran Desain ‘Interplay Visual Noise’ di Gedung Djoeang 45

Soloevent.id - Program Studi D3 Desain Komunikasi Visual (DKV) telah sukses menggelar acara Dayskomvis...

Melihat Replika Kapal Jung Jawa di Pameran Museum Keliling Abhinawa Bhumi #2 Ndalem Djojokoesoeman.

Soloevent.id - Pameran Museum Keliling Abhinawa Bhumi #2 digelar di Rumah Kabudayan Ndalem Djojokoesoeman,...

Surga Anggrek Nusantara! Solo Anggrek Festival 2026 Hadir di Loji Gandrung

Soloevent.id - Solo Anggrek Festival kembali digelar untuk kedua kalinya di Kota Solo pada...