Saturday, August 8, 2026
HomeSeni dan BudayaMenilik “Color Dispersion”, Pentas Tari Yang Juga Jadi Sarana Edukasi

Menilik “Color Dispersion”, Pentas Tari Yang Juga Jadi Sarana Edukasi

Published on

- Advertisement -spot_img

MENILIK “COLOR DISPERSION”, PENTAS TARI YANG JUGA JADI SARANA EDUKASI

Kedatangan Soloevent di Mugidance Studio disambut gemerincing lonceng yang dimainkan Marvel Garcia. Tubuh kecilnya bergerak halus mengikuti tempo lonceng yang ia bunyikan. Saat tempo bertambah, ia mengubah harmonisasi geraknya menjadi lebar dan cepat.

Tak jauh dari tempat Marvel, 20-an siswa-siswi sekolah dasar yang mengenakan jas hujan perlambang warna-warni, menari-nari riang sembari menyanyikan lagu anak-anak. Mereka kemudian berlari-lari mengeksplorasi ruang Mugidance Studio.

Langkah mereka berhenti di panggung mandala. Mereka duduk membundar sesuai warna jas hujannya. Di tengahnya berdiri tiga orang. Secara kompak, mereka membuat gerak tangan bak Tari Kecak. Anak-anak itu kemudian berdiri, lalu membuat gerakan seperti gelombang. Di akhir penampilan, mereka membanting bola-bola air yang berwarna-warni.

Tulisan di atas adalah gambaran dari pementasan berjudul “Color Dispersion”. Pentas tari yang dibuat oleh Gabriella Rosa Bertin ini menjadi sajian pembuka gelaran International Rain Festival 2016, Sabtu (9/1/2016)

Mengajak co-koreografer Andi Pranata, dan komponis Dedek Wahyudi, seniman asal Inggris itu dalam karyanya mengeksplorasi tujuh tangga nada pelog, tujuh warna “me-ji-ku-hi-bi-ni-u”, dan tarian rakyat, ke dalam bentuk pementasan.

Bagi Gabriella, “Color Dispersion” bukan sekedar pertunjukan. Dalam proses penggarapannya, penggabungan tiga unsur tersebut menjadi pelajaran efektif bagi anak-anak yang ia ajak kolaborasi. “Dalam prosesnya, mereka belajar tentang teori warna, musikologi, dan sistem gamelan pelog. Mereka juga belajar Bahasa Inggris, yang notabene dipakai sebagai bahasa internet,” terangnya saat ditemui usai tampil.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Korea Tourism Organization Perkuat Kerja Sama denganIndustri Pariwisata melalui Korea Tourism Seminar Solo 2026

Solo, 6 Agustus 2026 – Korea Tourism Organization (KTO) Jakarta kembali memperkuat promosi pariwisata...

Resmi Diumumkan! “Gondrong” Gunarto Terpilih Jadi Ambassador SIPA 2026.

Soloevent.id - Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 dengan bangga memperkenalkan "Gondrong" Gunarto sebagai...

Pecah Maksimal! Trio Macan, Denny Caknan hingga NDX AKA Sukses Goyang De Tjolomadoe.

Soloevent.id - Ribuan orang joget bareng di konser FYP (FestivalnYa Pedangdut) di De Tjolomadoe,...

More like this

Resmi Diumumkan! “Gondrong” Gunarto Terpilih Jadi Ambassador SIPA 2026.

Soloevent.id - Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 dengan bangga memperkenalkan "Gondrong" Gunarto sebagai...

Melihat Replika Kapal Jung Jawa di Pameran Museum Keliling Abhinawa Bhumi #2 Ndalem Djojokoesoeman.

Soloevent.id - Pameran Museum Keliling Abhinawa Bhumi #2 digelar di Rumah Kabudayan Ndalem Djojokoesoeman,...

Kolaborasi Lintas Generasi di Satu Panggung Solo Keroncong Festival 2026

Soloevent.id - Solo Keroncong Festival (SKF) 2026 kembali digelar pada Sabtu (18/7/2026) di Alun-Alun...