Friday, July 10, 2026
HomeLainnyaKisah Mistis Pembangunan Kota Solo Terkuak

Kisah Mistis Pembangunan Kota Solo Terkuak

Published on

- Advertisement -spot_img

ASAL-MULA-SOLO-DARI-DESA-MENJADI-KOTA-TERKLUAK

Surakarta, kota batik yang lebih dikenal dengan sebutan Kota Solo ini adalah salah satu kota maju yang pernah dipimpin oleh Joko Widodo Presiden RI 2014-2019. Kota yang juga bersandang menjadi kota budayadan penuh dengan sejarah ini telah banyak melahirkan budayawan serta musisi ternama seperti Gesang dengan lagu bengawan solo, Didi Kempot dengan stasiun balapannya, dan tak kalah unik sinden cantik Seruti.

Dari catatan sejarah, Kota Solo ini didirikan oleh Sunan Paku Buwono II setelah kerajaan Kartasuro hancur berantakan akibat perang. Setelah itu, diutus beberapa punggawa untuk memilah tempat strategis untuk pembangunan kota baru. Terpilihlah desa Solo menjadi tempat yang strategis untuk menjadi kota. Namun hal ini tak sepenuhnya disetujui oleh bangsawan dan punggawa keraton, karena pembangunan ini dapat mendesak tempat tinggal penduduk desa.

Dengan berbagai persepsi untuk membeli desa Solo (yang sekarang kota solo) agar dapat menjalani pembangunan, akhirnya Sunan membeli dan memindahkan penduduk ke tempat yang lebih lebar, penduduk juga menuntuk uang ganti rugi yang besar serta iming-iming beberapa penduduk akan diangkat sebagai abdi dalem keraton bila pembangunan ini berjalan dengan selamat.

Pembangunan keraton Solo dipertimbangkan sematang-matangnya karena memperhitungkan tata letak Solo yang dikelilingi sungai bengawan. Karena itu keraton harus dibangun pada dataran tinggi, tanah untuk menambal bagian keraton ini diambil dari sebelah barat keraton yang konon dihuni banyak mahkluk astral. Beberapa pekerja menjadi jatuh sakit karena bekerja dan mengambil tanah disana. Beberapa orang yang bisa melihat, di bagian barat keraton terdapat keraton tak berwujud. Akhirnya, jalan yang ditempuh adalah membuat upacara menariam kepala kerbau dan uang sejumlah 4 ratus dinar sebagai tanda permohonan  izin. Setelah upacara sakral itu dilakukan suasana pembangunan menjadi harmonis. Sesudah keratonan dibangun dan berdiri kokoh, desa Solo berubah menjadi Kota Solo. Hingga kini, Kota Solo sudah menempuh perjalanan rumit yang membawa menjadi kota budaya serta salah satu kota bergengsi di Indonesia.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

K-Pop & J-Fest Jadi Satu di SEOKYO FEST 2026 Garapan Anak HI Unisri

Soloevent.id - Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (HIMHI) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Solo sukses menggelar...

Parade Kebaya Soeltan : Intip Keseruan Roadshow Herborist Bareng Fanny Soegi.

Soloevent.id - Acara Parade Kebaya Soeltan Singgah ke Solo digelar pada Minggu (5/7/2026) di...

Jamming Session Road to Intimate Concert Sandhy Sondoro di Canting Londo Kitchen – Hotel Zigna Kampung Batik

Soloevent.id - Zigna Kampung Batik Laweyan akan menggelar acara musik berkualitas dengan menghadirkan musisi...

More like this

Targetkan 7.000 Pelari: Solo Run Fest 2026 Padukan Olahraga, Budaya & Tren Kalcer!

Soloevent.id - Solo Run Fest 2026 kembali digelar, memasuki tahun keempat penyelenggaraannya ajang lari...

Praktik Langsung, Siswa Broadcasting dan Film SMKN 7 Surakarta Gelar Karya Film Pendek dan Video Musik

Soloevent.id - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Surakarta menggelar kegiatan gelar karya di...

Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Gelar Event Kaum Ngalcerun di Kampung Wisata Batik Kauman

Soloevent.id - Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta menggelar kegiatan Kaum Ngalcerun di...