Wednesday, June 24, 2026
HomeSeni dan BudayaAda Yang Aneh Dengan Kebo Bule

Ada Yang Aneh Dengan Kebo Bule

Published on

- Advertisement -spot_img

ADA-YANG-ANEH-DENGAN-KEBO-BULE_

Do you know ‘kerbau putih’? Kerbau yang lebih dikenal dengan sebutan kebo bule ini adalah hewan berjenis mamalia namun albino yang berwarna kemerah-merahan. Di daerah Surakarta, kerbau bule dikenal sebagai simbol masyarakat agraris yang dipadukan dengan bentuk acara sakral yakni Kirab Budaya Malam Satu Suro di kota solo. Dalam acara yang rutin diadakan saat pergantian tahun hijriah ini, kerbau bule berperan sebagai pengawal yang mengawal pusaka-pusaka keraton yang akan dikirab keliling tembok keraton.

kebo bule milik keraton solo yang akan memimpin beberapa kerbau lainnya dalam kirab ini ialah Kyai Bodong. Kyai Bodong  adalah keturunan murni dari kerbau bule pertama yang didatangkan langsung dari Ponorogo, dan tidak pernah ada hubungan dengan kerbau kampung.

Dahulu ketika pangeran Mangkubumi memberontak, PB II bertapa dan mendapatkan pencerahan berupa pusaka Kyai Slamet. Selanjutnya, pusaka Kyai Slamet harus direkso atau dijaga oleh sepasang kebo bule. Dari sini kisah tentang keanehan kebo bule dimulai.

Tahukah kamu, kirab malam satu suro selalu berlangsung tengah malam? Begini ceritanya, kebo bule milik keraton ini biasa keluar dari kandang sekitar jam 12 malam. Bahkan pernah mereka keluar pada jam 1 malam. Karena kebiasaan inilah kenapa kirab malam satu suro dilakukan tengah malam.

Kerbau-kerbau ini akan keluar sendiri menuju halaman keraton tanpa digiring abdi dalem. Bila Kyai Bodong sang pemimpin sudah menampakkan batang hidungnya, maka ini adalah pertanda bahwa kirab malam satu suro akan dimulai. Selain tidak masuk akal bagi masyarakat awam, banyak pula masyarakat yang percaya bahwa kebo bule solo ini adalah hewan keramat. Maka saat kirab, masyarakat banyak yang berebut memegang kerbau ini dengan tujuan mendapat berkah.

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Atraksi Komunitas Solo Roller Blade, BMX dan Skateboard Meriahkan HUT Solo Car Free Day ke-16

Soloevent.id - Hari Ulang Tahun (HUT) Solo Car Free Day Solo Digelar Secara Meriah...

Gaya Hidup Sehat Modern : Intip Serunya Solo Wellness Tourism Expo 2026

Soloevent.id - Program studi D3 Pariwisata di Universitas Sebelas Maret (UNS) atau dikenal sebagai...

TEDxUNS 5.0 angkat Falsafah Jawa “Mulat Sarira” sebagai Salah Satu Temanya

TEDxUNS (Technology, Entertainment, Design x Universitas Sebelas Maret) 5.0 sukses diselenggarakan pada Sabtu, 13...

More like this

Gurihnya Jenang Suro Gratis di Pasar Triwindu, 500 Porsi Ludes!

Soloevent.id - Paguyuban Pedagang Pasar Triwindu Solo menggelar tradisi unik bulan suro yaitu tradisi...

Solo Heritage Festival 2026 Hadirkan Panggung Awarding di Taman Balekambang Solo

Soloevent.id - Solo Heritage Festival 2026 kembali digelar pada Jumat-Minggu (12-14/6/2026) di Taman Balekambang...

Kirab Bhinneka Gandekan 2026, Tampilkan Berbagai Potensi Budaya Kelurahan Gandekan

Soloevent.id - Kirab Bhinneka Gandekan kembali digelar di Kelurahan Gandekan Solo, Senin (1/6/2026). Event...