Thursday, May 21, 2026
HomeSeni dan BudayaHut Ke-39, Balekambang Ajak Paud Nobar

Hut Ke-39, Balekambang Ajak Paud Nobar

Published on

- Advertisement -spot_img

TAMAN-BALEKAMBANG-AJAK-MURID-PAUD-BERSIH-BERSIH_

Dalam rangka memperingati harlahnya, Taman Balekambang menyajikan acara-acara yang meriah. Di perayaan HUT ke-93 yang mengambil tajuk “Pasar Kreatif Seni dan Budaya”, salah satu destinasi wisata Kota Solo ini telah membuat bermacam agenda, yang turut melibatkan seratusan siswa-siswi Sekolah Dasar (SD), dan seribuan murid Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Solo.

Tidak hanya menampilkan pertunjukan seni, dalam event yang berlangsung pada Kamis-Minggu (22-26/10/2014) ini, juga menjadi sarana edukasi bagi anak-anak usia dini, untuk berkontribusi dalam menjaga alam. Melalui acara “Ayo Resik-Resik Balekambang”, diharapkan agar mereka kelak dapat menjadi insan yang paham tentang lingkungan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala UPTD Kawasan Wisata Balekambang, Endang Sri Murniyati. Penyelanggaraan agenda itu dilatarbelakangi oleh keprihatinanya terhadap sikap pengunjung Taman Balekambang, yang selalu membuang sampah tidak pada tempatnya. “Padahal telah disediakan tong-tong sampah di sepanjang Balekambang, ada puluhan, bahkan hampir seratus tong sampah. Tapi masih banyak pengunjung yang membuang sampah sembarangan,” ujarnya.

Dengan mengajak serta anak-anak belia, ia berharap agar apa yang ia dan pengurus Taman Balekambang lakukan, dapat menimbulkan efek positif ke depannya. “Makanya kami mengedukasi anak-anak yang masih kecil, kita didik agar bisa menjaga lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya,” tutur Endang.

Tidak hanya mengajak anak-anak untuk terjun membersihkan sampah secara langsung, sisi pendidikan cinta lingkungan juga disasar oleh pihak panitia melalui pemutaran film. Jumat (24/10/2014) ini, secara bergantian, 1.650 murid PAUD nonton bareng film kartun, yang menceritakan tentang pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungan.

Bertempat di Gedung Kesenian Balekambang, lima film kartun pendek dipertontonkan melalui white screen yang dibentangkan di tengah panggung. Salah satu film, mengisahkan tentang tiga anak: Bombi, Badu, Celsi, yang terserang sakit perut. Sebagai penutup, Rudy, teman mereka – yang tidak terkena penyakit, berpesan, “Jangan lupa cuci tangan sebelum makan.”

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Meski Balon Udara Gagal Terbang, Warga Tetap Padati Alun-Alun Utara Solo

Soloevent.id - Belasan balon udara yang disiapkan manajemen Bank Jateng Syariah Cabang Solo dalam...

Dari Kuliner Viral sampai Guyon Waton, Ini Keseruan Uleg Bazar Kuliner 2026 di Mangkunegaran

Soloevent.id - Uleg Bazar Kuliner (UBK) 2026 digelar pada 14 hingga 17 Mei 2026...

Pre-Event Solo Batik Carnival ke-17 Kenalkan Tema “Pitoelas” di The Park Mall Solo Baru

Soloevent.id - Pre-Event Pertama Solo Batik Carnival ke-17 digelar di Atrium The Park Mall...

More like this

Pre-Event Solo Batik Carnival ke-17 Kenalkan Tema “Pitoelas” di The Park Mall Solo Baru

Soloevent.id - Pre-Event Pertama Solo Batik Carnival ke-17 digelar di Atrium The Park Mall...

Semarak Budaya Indonesia 2026 Kembali Hadir di Solo Bawa Semangat “Swarna Bumi Bahari”

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 sebagai agenda tahunan Kota Surakarta kembali digelar...

26 Delegasi Dari 23 Daerah Siap Meriahkan Event Semarak Budaya Indonesia 2026

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 kembali menghadirkan perhelatan budaya yang mempersatukan keberagaman...