Wednesday, May 13, 2026
HomeSeni dan BudayaKasmaji Sajikan Babad Sala

Kasmaji Sajikan Babad Sala

Published on

- Advertisement -spot_img

KASMAJI-SAJIKAN-BABAD-SALA

Ikatan Alumni SMA Siji (Kasmaji) dan SMA Negeri 1 Solo pada Minggu, 10 Agustus 2014, menggelar pementasan ketoprak dengan lakon Babad Sala. Mereka juga turut mengajak berpartisipasi beberapa pegiat seni tradisi dari Ketoprak Ngampung Balekambang, Wayang Orang Sriwedari, Intitut Seni Indonesia (ISI) Solo, dan SMK Negeri 8 Solo (SMKI).

Pentas Babad Sala bertempat di Gedung Wayang Orang Sriwedari. Pentas yang disutradai oleh Dwi Susanto ini berkisah tentang sejarah berdirinya Kota Solo. Pentas  dimulai pukul 20.30 WIB, dibagi ke dalam empat babak. Di akhir babak, Dwi Susanto selaku sutradara memberikan kritikan terhadap Keraton Surakarta kini.

Dikisahkan di babak itu, sekelompok pemuda yang sedang terlibat tawuran hendak dilerai oleh seorang tumenggung. Namun wejangan dari tumenggung tidak digubris sama sekali oleh  mereka. Malahan, mereka membalikkan kata-kata tumenggung tersebut. “Piye arep nggugu? Nyatane kratone sampeyan mboten rukun og. Wis, rampungna masalah kratonmu sik!” semprot seorang pemuda.

Ketika ditanyai mengenai adegan itu, Dwi Mustanto memang sengaja menempatkan kritikan terhadap kondisi keraton pada saat ini. “Tumenggung saat ini jelas berbeda dengan tumenggung pada masa lalu. Piye arep digugu lha wong keratonmu dhewe kerep gelut og,” terangnya.

Ditemui sebelum acara berlangsung, Pimpinan Produksi Babad Sala, Muhammad Faisal, menjelaskan bahwa dengan adanya Babad Sala, diharapkan mampu  menambah wawasan para pemuda tentang sejarah  kota mereka. “Biar pemuda lebih tahu asal mula Kota Solo seperti apa, nggak hanya asal numpang nama di sini aja,” jelasnya.

 

Foto: Dokumentasi Babad Sala

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Benning Aesthetic Clinic Solo Rayakan Anniversary ke-16 : Defining The Future of Beauty

Soloevent.id - Dalam rangka merayakan anniversary ke-16, Benning Aesthetic Clinic Solo menggelar pameran spektakuler...

Semarak Budaya Indonesia 2026 Kembali Hadir di Solo Bawa Semangat “Swarna Bumi Bahari”

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 sebagai agenda tahunan Kota Surakarta kembali digelar...

Indonesia’s Horse Racing 2026 Hadirkan Pacuan Kuda, Budaya Jawa, dan Hiburan Modern di Tegalwaton

Tegalwaton – Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, dipadati sekitar 30.000 pengunjung...

More like this

Semarak Budaya Indonesia 2026 Kembali Hadir di Solo Bawa Semangat “Swarna Bumi Bahari”

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 sebagai agenda tahunan Kota Surakarta kembali digelar...

26 Delegasi Dari 23 Daerah Siap Meriahkan Event Semarak Budaya Indonesia 2026

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 kembali menghadirkan perhelatan budaya yang mempersatukan keberagaman...

Libatkan 7.750 Pelari, Mangkunegaran Run 2026 Sudah Kantongi Sertifikasi World Athletics

Soloevent.id - Mangkunegaran Run 2026 kembali digelar di Kota Solo, Minggu (3/5/2026). Ajang lari...