Menggunakan Desain Gaya Klasik, Pasar Jongke Akan Segera Direvitalisasi

370

Soloevent.id – Pembangunan atau revitalisasi Pasar Jongke di Kecamatan Laweyan merupakan salah satu dari 16 program utama Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta. Dipastikan, proyek ini dapat segera dilaksanakan dalam tahun ini dengan menggunakan sistem multiyears atau tahun jamak dan bisa rampung pada 2024.

Dalam pertemuannya dengan Solopos pada hari Senin, 9 Januari 2023 kemarin Wali Kota Surakarta Gibran Rakabumingraka menyampaikan beberapa penjelasan penting. Pasar ini nantinya akan mempunyai daya tampung 1.027 pedagang yang berasal dari Pasar Jongke sendiri dan Pasar Kabangan.

Kedepannya, Pasar Kabangan akan difungsikan sebagai tempat parkir bagi pelancong yang mau mengadakan acara wisata di Kampung Batik Laweyan. Dari sini wisatawan hanya perlu menyeberang jalan saja, setelah itu dapat langsung menyusuri sudut-sudut kawasan tersebut sambil belanja produk-produk batik.

Desain Klasik

Proyek revitalisasi Pasar Jongke ini memakai desain baru yang lebih menarik, bergaya klasik khas kolonial. Di berbagai platform media sosial hingga situs-situs pemberitaan, wujud dari desain arsitektur ini telah bermunculan dan sebagian besar masyarakat ikut memberi tanggapan positif.

Kepala Dinas Perdagangan Surakarta Heru Sunardi turut menyampaikan, proyek ini akan membutuhkan anggaran sekitar Rp185 miliar. Sedangkan sumber pendanaannya berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Adapun luas lahan yang dipakai sekitar 1,8 hektar, termasuk lahan yang dulu digunakan untuk SPBU.

Diungkapkan pula, selain dijadikan tempat parkir, lokasi Pasar Kabangan juga punya fungsi lain sebagai pusat belanja oleh-oleh khas Solo dan memiliki daya tampung 40 pedagang. Sama seperti Pasar Jongke, tempat ini juga akan menggunakan gaya desain klasik pada arsitekturnya.

Ditambahkan, pengerjaan proyek ini akan dimulai pada bulan Mei 2023. Akan tetapi sebelumnya harus diawali dulu dengan perpindahan para pedagang ke pasar darurat di Lapangan Jegon. Saat ini semua proses tersebut sedang masuk dalam tahapan lelang.

Ikon Wisata dan Niaga Baru

Diharapkan, setelah rampung pembangunan, Pasar Jongke bisa hadir sebagai ikon wisata dan niaga baru di Kota Solo. Pasar ini tidak hanya berperan sebagai tempat jual beli saja, tapi juga dilengkapi dengan fasilitas layanan publik dan lembaga keuangan.

Kemudian untuk produknya, juga tak hanya berupa hasil bumi saja karena masih ada jualan lain yang dihasilnya oleh para pedagang dari Pasar Kabangan. Demikian pula dengan produk kuliner, bisa diikutkan masuk ke Pasar Jongke.

Sebelumnya pada pertengahan tahun 2022 Gibran pernah menginformasikan, konsep revitalisasi Pasar Jongke akan meniru konsep milik Pasar Gede. Khususnya terhadap hal-hal yang berkaitan dengan sistem ventilasi atau sirkulasi udara, penghijauan, dan kebersihan.

Sehingga meskipun hanya merupakan pasar tradisional saja, tetap dapat memberikan kenyamanan maksimal baik untuk pembeli maupun pedagang. Jika kondisinya selalu nyaman, pasti bisa menjadi ramai dan putaran uang semakin bertambah besar. Setelah itu pada ujungnya mampu membantu meningkatkan perekonomian rakyat.