Lakukan 5 Cara Ini Biar Tetap Produktif Saat Work From Home

88
Foto: unsplash.com (Avel Chuklanov)

Soloevent.id – Salah satu imbauan pemerintah Indonesia kepada warganya terkait pandemi Covid-19 adalah bekerja di rumah atau dikenal dengan istilah work from home (WFH). Hal ini dilakukan untuk memutus penyebaran virus corona.

Karena pekerjaan bisa digarap tanpa ke kantor, WFH bukan menjadi ajang santai-santai dan harus tetap profesional. Contohnya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Lewat akun Instagram-nya, @smindrawati, dia membagikan foto dan video singkat mengenai kegiatannya selama WFH. Lewat unggahan tanggal 17 Maret 2020 itu, Sri Mulyani menerangkan tetap bekerja seperti biasanya, seperti mengikuti sidang kabinet, memimpin rapat, dan beberapa kegiatan lainnya. Namun bedanya, kali ini dia mengerjakan secara online.

Meski terdengar menyenangkan, rupaya WFH tidak mudah dilakukan karena banyaknya distraksi yang dihadapi saat berada di rumah. Maka dari itu, kamu perlu memikirkan kiat-kiat bagaimana tetap bisa produktif meski menjalani WFH. Berikut lima caranya versi Soloevent.

1. Persiapkan mindset “pergi bekerja”

Meski WFH, terapkanlah kebiasaan yang sama seperti halnya kamu akan pergi bekerja. Bangun pagi, mandi, sarapan, pakai baju rapi, dan mulailah bekerja. Dengan begitu, tubuh dan pikiran akan terprogram secara otomatis bahwa ini adalah saatnya untuk bekerja.

2. Persiapkan tempat kerja

Beberapa orang mungkin bisa melakukan WFH dari atas kasurnya sambil rebahan dan mendengarkan musik. Namun, cara ini malah memicu ketiduran di jam kerja. Solusinya, coba, deh, kamu persiapkan tempat kerja khusus selama WFH. Bisa saja sebuah meja dan kursi yang ditempatkan di pojok ruangan yang tidak dilewati anggota keluarga.

3. Buat to do list

Mungkin kamu perlu membuat daftar tugas (to do list) seperti saat berada di kantor supaya bisa menjaga ritme kerja. Daftar ini akan menjadi pegangan supaya tenggat pekerjaan bisa tetap tercapai.



4. Bergerak setiap setengah jam

Tak perlu kaku juga dengan menenggalamkan diri terus-terusan di depan laptop atau komputer selama berjam-jam. Setiap 30 menit sekali, kamu bisa bangkit dari depan perangkat kerjamu dan pergi ke dapur untuk sekadar mengambil camilan atau minuman, seperti kopi atau teh.

 5. Tutup laptop

Berlakukan jam istirahat yang sama seperti halnya di kantor. Ketika tiba waktunya makan siang, tutup laptop atau ganti mode sleep pada PC dan beristirahatlah. Kamu bahkan bisa memanfatkan waktu istirahat ini dengan tidur siang, tapi jangan lipa pasang alarm supanya tidak kebablasan, ya.