Saturday, July 18, 2026
HomeSeni dan BudayaInilah Misi Samsuri, Sang Penari 24 Jam

Inilah Misi Samsuri, Sang Penari 24 Jam

Published on

- Advertisement -spot_img

INILAH MISI SAMSURI, SANG PENARI 24 JAM

Soloevent.id – 6.000 penari bakal memeriahkan hajatan akbar Solo 24 Jam Menari, yang dipusatkan di komplek Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, 28-29 April 2016 mendatang. Dari jumlah tersebut, dua di antaranya akan unjuk kebolehan menari selama 24 jam tanpa henti. Ya, penari 24 jam merupakan ikon yang selalu ditampilkan dalam event tahunan itu.

Baca juga : Delegasi Malaysia dan Tiongkok Ikut Solo 24 Jam Menari 2016

2016 ini ada dua seniman tari yang bakalan menguji ketahanan fisiknya. Yang pertama adalah Samsuri. Hingga saat ini, ia masih aktif mengajar di Fakultas Seni dan Ilmu Pertunjukan ISI Surakarta. Sedangkan yang kedua adalah Mudjo Setyo. Dia merupakan salah satu personel Wayang Orang Bharata, Jakarta.

Kepada awak media, Samsuri mengungkapkan, menari selama satu hari penuh merupakan sebuah tantangan nan berat. Ia menjelaskan, apa yang dilakukannya bukanlah sebuah ajang pamer. Lewat menari selama 24 jam, ia ingin memberikan sumbangsih kepada seni yang membesarkannya yaitu tari.

“Saya coba mengontribusikan kemampuan saya menari. Di kesempatan mendatang, saya bakal berkolaborasi dengan banyak seniman tari dari berbagai daerah,” tuturnya dalam jumpa pers Solo 24 Jam Menari 2016 di The Royal Surakarta Heritage Hotel, Rabu (20/4/2016).

Berprofesi sebagai pengajar tari gagah, lelaki berusia 53 tahun ini ingin menunjukkan kepada khalayak bahwa tari tradisi masih mempunyai kekuatan yang luar biasa. “Berdasar apa yang saya lakukan, saya berharap agar tari tradisi bisa terus eksis,” papar Samsuri.

Di Solo 24 Jam Menari 2016, Samsuri juga bakalan menyuguhkan karya tari yang berjudul “Rahwana Wirada”. “Saya akan menjadi figur Rahwana. Pementasan itu bakal melibatkan sekitar 30 orang penari dan pemusik,” beber dia.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Surakusuma: Memaknai Bulan Sura Melalui Tiga Laku Waktu

Dalam menyambut Bulan Sura, Mangkunegaran menghadirkan Surakusuma, sebuah instalasi yang mengajak masyarakat memaknai pergantian...

Keroncong Majestic! Solo Keroncong Festival 2026 Siap Digelar di Alun-Alun Utara

Soloevent.id - Solo Keroncong Festival (SKF) 2026 sebagai event budaya tahunan yang mengukuhkan Kota...

Pitoelas : Pitulungan lan Welas! Kemegahan Solo Batik Carnival ke-17 Mengguncang Solo

Soloevent.id - Kota Solo kembali menggelar acara Solo Batik Carnival (SBC) pada Sabtu (11/7/2026)....

More like this

Surakusuma: Memaknai Bulan Sura Melalui Tiga Laku Waktu

Dalam menyambut Bulan Sura, Mangkunegaran menghadirkan Surakusuma, sebuah instalasi yang mengajak masyarakat memaknai pergantian...

Keroncong Majestic! Solo Keroncong Festival 2026 Siap Digelar di Alun-Alun Utara

Soloevent.id - Solo Keroncong Festival (SKF) 2026 sebagai event budaya tahunan yang mengukuhkan Kota...

Pitoelas : Pitulungan lan Welas! Kemegahan Solo Batik Carnival ke-17 Mengguncang Solo

Soloevent.id - Kota Solo kembali menggelar acara Solo Batik Carnival (SBC) pada Sabtu (11/7/2026)....