Thursday, June 4, 2026
HomeSeni dan BudayaGamelan Pusaka Ditabuh, Sekaten pun Dimulai

Gamelan Pusaka Ditabuh, Sekaten pun Dimulai

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Tiap tahun, Kota Solo selalu mengadakan perayaan Sekaten. Biasanya Sekaten dipusatkan di Masjid Agung Surakarta. Untuk wahana hiburannya berada di Alun-Alun Utara.

Sekaten merupakan perayaan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW – disebut juga Maulud Nabi. Sekaten diciptakan oleh Walisongo sebagai media dakwah dalam menyebarkan agama Islam di Pulau Jawa. Sekaten adalah hasil akulturasi budaya Islam dan Jawa.

Di Solo, Sekaten diadakan oleh Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Tanda dimulainya Sekaten yaitu dengan ditabuhnya sepasang gamelan pusaka, Kiai Guntur Madu dan Kiai Guntur Sari. Dua gamelan yang sering disebut sekati atau sekaten tersebut dimainkan secara bergantian dari halaman Masjid Agung Surakarta seusai salat Zuhur.

Sebelum ditabuh, Kiai Guntur Madu dan Kiai Guntur Sari diarak oleh puluhan abdi dalem dari tempat penyimpanannya di  Langen Katong Keraton Surakarta menuju Masjid Agung. Sesampainya di Masjid Agung, seperangkat gamelan Kiai Guntur Sari diletakan di bangsal selatan bernama Pradonggo, sedangkan Kiai Guntur Madu ditempatkan di bangsal utara atau disebut Pragonggo.

Usai salat Zuhur, para penabuh gamelan mengikuti prosesi pembacaan ayat suci Alquran yang dipimpin ulama keraton. Salah satu kerabat yang diutus raja, kemudian membacakan sejarah singkat Sekaten. Setelah prosesi selesai, para penabuh gamelan menuju kedua bangsal.

Saat gamelan dibunyikan pertama kali, biasanya warga saling berebut janur yang terpasang menghiasi bangsal itu. Secara bersamaan juga warga mengunyah sirih (nginang). Mereka percaya menguyah sirih bisa membuat awet muda.



Gamelan ditabuh selama tujuh hari. Puncaknya berlangsung pada 12 Rabiul Awwal ditandai dengan kirab gunungan Grebeg Mulud.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Madreya EO Sukses Gelar “Nge-Lawak Berbudaya” Di Koat Coffee Kartasura

Kartasura, 17 Mei 2026 - Madreya EO, kelompok event organizer yang beranggotakan mahasiswa semester...

Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Gelar Event Kaum Ngalcerun di Kampung Wisata Batik Kauman

Soloevent.id - Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta menggelar kegiatan Kaum Ngalcerun di...

Kirab Bhinneka Gandekan 2026, Tampilkan Berbagai Potensi Budaya Kelurahan Gandekan

Soloevent.id - Kirab Bhinneka Gandekan kembali digelar di Kelurahan Gandekan Solo, Senin (1/6/2026). Event...

More like this

Kirab Bhinneka Gandekan 2026, Tampilkan Berbagai Potensi Budaya Kelurahan Gandekan

Soloevent.id - Kirab Bhinneka Gandekan kembali digelar di Kelurahan Gandekan Solo, Senin (1/6/2026). Event...

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...