Wednesday, August 26, 2026
HomeBisnisNajwa Shihab Berbagi Pengalamannya Menjadi Duta Baca

Najwa Shihab Berbagi Pengalamannya Menjadi Duta Baca

Published on

- Advertisement -spot_img

NAJWA SHIHAB BERBAGI PENGALAMANNYA MENJADI DUTA BACA

Soloevent.id – Siapa tak kenal Najwa Shihab? Perempuan cantik pembawa acara Mata Najwa ini singgah di Kota Solo, Senin (2/5).  Kehadiran ibu satu anak ini dalam rangka mengisi talkshow di Solo Book Fair 2016 yang diselenggarakan di Benteng Vestenburg.

Pukul 09.00 WIB, mentari yang bersinar terik tak menyurutkan pengunjung Solo Book Fair 2016 untuk menyaksikan talkshow dan dialog pendidikan tersebut. Tak hanya Najwa, hadir pula Kepala Arsip dan Perpustakaan Daerah (ARPUSDA) Jateng, SP Andriyani, Ketua IKAPI Pusat, Rosyidayati Rosalina, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan dan Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo.

Najwa atau kerap dipanggil Nana ini telah menyedot perhatian pengunjung, bahkan sebelum ia naik panggung. Nana mengaku bangga bisa hadir dalam acara yang bertujuan mendorong minata baca, seperti Solo Book Fair.

“Ini adalah ajang yang membuat kita aware. Jadi bagaimana kita semua apalagi anak bisa mampu membaca. Sibuk bekerja dan malas membaca terkadang adalah dua hal yang nggak bisa dipisahkan. Namun saya pernah bertemu dengan penggiat literasi di pelosok. Dengan akses yang terbatas mereka percaya bisa membuat keluarga disana tetap suka membaca,” ujarnya pada wartawan.

Dalam talkshownya, Nana menceritakan pengalamannya saat pertama kali menjadi Duta Baca yang baru sebulan ia jalani. Dengan beberapa hasil riset, salah satunya UNESCO yang menyatakan bahwa kemampuan baca Indonesia berada di angka 0, ia mengaku sempat merasa stress.

“Dalam hasil penelitian anak-anak di Eropa rata-rata membaca 25 buku setahun. Di Jepang 15 buku dan di Indonesia 0 buku. Saya sempat stres karna sebagai Duta Baca berarti saya harus meningkatkan minat baca. Setelah bertemu dengan pegiat literasi saya merasa PD (percaya diri),” tuturnya menggebu-gebu.

Ia juga membagi pengalamannya saat menerima tamu seorang tukang delman.  Delman yang sehari-harinya untuk mencari nafkah, ia liburkan sesekali untuk membawa ratusan buku agar anak-anak di pelosok daerah yang ia kunjungi mau membaca.

“Tukang delman tersebut  adalah salah satu pegiat literasi yang menggiatkan minat baca. Karna ternyata 6 menit membaca bisa mengurangi detak jantung dan melemaskan otot. Jadi tanpa olahraga hidup bisa jadi sehat. Dan otomatis ketika membaca otak tidak cepat pikun dan diprovokasi,” ujarnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Ketika Seni Turun ke Jalan : Pre-Event 2 SIPA 2026 Guncang Koridor Gatsu

Surakarta, 22 Agustus 2026 — Menjelang gelaran utama Solo International Performing Arts (SIPA) 2026,...

Penutupan PKKMB UNS 2026 Pecah! Raim Laode Sukses Hibur Ribuan Maba di Semar Night Festival

Soloevent.id - Penyanyi dan komedian Raim Laode turut hadir memeriahkan Semar Night Festival 2026...

Lumicarna Retro Vibes! Intip Kemeriahan Rapmafest 2026 Milad ke-29 UMS Rapma FM.

Soloevent.id - Komunitas radio Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Rapma FM menghadirkan perayaan milad ke-29...

More like this

Penutupan PKKMB UNS 2026 Pecah! Raim Laode Sukses Hibur Ribuan Maba di Semar Night Festival

Soloevent.id - Penyanyi dan komedian Raim Laode turut hadir memeriahkan Semar Night Festival 2026...

Lumicarna Retro Vibes! Intip Kemeriahan Rapmafest 2026 Milad ke-29 UMS Rapma FM.

Soloevent.id - Komunitas radio Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Rapma FM menghadirkan perayaan milad ke-29...

Pertama di Solo! Intip Keseruan HYROX di Hybrid Race & Rave 2026

Soloevent.id - Event olahraga Hybrid Race & Rave 2026 yang diinisiasi oleh Grand Onyx...