Wednesday, May 27, 2026
HomePameranMelihat Karya Sarat Makna Di Golongan Darah S

Melihat Karya Sarat Makna Di Golongan Darah S

Published on

- Advertisement -spot_img

MELIHAT KARYA SARAT MAKNA DI GOLONGAN DARAH S

Kupu-kupu kertas putih yang ditempel di kain hitam, menyambut kedatangan Soloevent. Tak jauh dari situ, Soloevent kembali disambut oleh “Si Anak Menjangan”. “Si Anak Menjangan” adalah patung  laki-laki yang punya tanduk di kepalanya. Tubuhnya dipenuhi serat-serat kayu.

Tak ingin berlama-lama memandangi “Si Anak Menjangan”, Soloevent kemudian melanjutkan perjalanan. Langkah Soloevent terhenti di sebuah lukisan berjudul “Masih Melawan Asap”. Digambarkan sesosok laki-laki memakai masker. Di belakangnya tampak pohon-pohon tak berdaun. Lukisan dengan media acrylic in canvas ini memancarkan suasana gelap dan penuh kritik.

Sayup-sayup terdengar suara musik etnik khas Kalimantan. Karena penasaran, Soloevent coba mendatangi sumber suara. Sesampainya di sana, aroma kembang tujuh rupa menusuk hidung.

Berbeda dari karya-karya yang lain, karya satu ini terkesan wingit. Ditempatkan di pojok ruang pamer, karya tersebut dikelilingi lilin-lilin kecil. Dua buah lukisan bergambar sepasang Suku Dayak, ditaruh di meja yang berselimutkan kain hitam.

Di balik “keangkerannya”, ternyata ada pesan yang ingin disampaikan sang pembuat karya. “Yang membuat mahasiswa dari Kalimantan. Ia ingin menceritakan punahnya budaya di kampung halamannya. Cerita-cerita yang disampaikan orangtuanya tentang nenek moyang, tidak seperti realita sekarang,” kata Ketua Pelaksana Semburat 14: Golongan Darah S, Wahyu Widianto, saat ditemui Soloevent, Kamis (10/12/2015).

KRITIK TERHADAP MATINYA KEBUDAYAAN DI GOLONGAN DARAH S2

Karya-karya yang ditulis di atas merupakan bagian dari pameran Semburat 14: Golongan Darah S. Total ada 52 karya yang dipamerkan dalam event helatan mahasiswa Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNS Solo angkatan 2014 ini.

Salah satu pengunjung pameran, Wisnugroho, menilai karya-karya yang ditampilkan lumayan bagus. “Media yang dipakai tidak selalu kanvas. Yang paling saya suka sketsa Pasar Gede dan Transformers. Sketnya terkesan ekspresif,” tutur mahasiswa Pendidikan Seni Rupa FKIP UNS angkatan 2015 itu.

Semburat 14: Golongan Darah S digelar di Student Center UNS, mulai Rabu-Jumat (9-11/12/2015).

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Bank Indonesia Solo Gelar ADIKARYA FEST 2026: Perkuat Sistem Digitalisasi dan UMKM di Solo Raya

Soloevent.id - Bank Indonesia Kantor Perwakilan Solo kembali menggelar acara ADIKARYA FEST 2026 pada...

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...

More like this

Event Pasar-Pasaran Hello Market Hadirkan Nuansa Tradisi Bali di Taman Balekambang Solo

Soloevent.id - Event Pasar-Pasaran Hello Market kembali digelar, Jumat-Minggu (10-12/4/2026) di Taman Balekambang Solo....

Pameran Jateng Travel Fair 2025 Digelar di Solo Paragon Mall, Hadirkan Pesona Wisata Jawa Tengah

Soloevent.id - Pameran Jateng Travel Fair 2025 digelar di Solo Paragon Mall, Jumat-Minggu (24-26/10/2025)....

Semarakkan HUT RI Ke-80, Ada Pameran Alutsista di Benteng Vastenburg Solo

Soloevent.id - Dalam rangka menyemarakkan HUT RI ke-80, Korem 074 Warastratama menggelar pameran alutsista...