Friday, April 17, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaKonterensi Internasional Indonesia Mask Organization (IMO) 2025 : Bertukar Ilmu Topeng Global!

Konterensi Internasional Indonesia Mask Organization (IMO) 2025 : Bertukar Ilmu Topeng Global!

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – International Mask Festival (IMF) 2025 menghadirkan Konferensi Internasional Indonesia Mask Organization (IMO) di Lantai 3 Gedung Sekretariat Bersama Kota Surakarta, Sabtu  (15/11/2025). Konferensi ini menjadi forum akademik dan kultural yang mempertemukan seniman, akademisi dan praktisi seni topeng dari berbagai negara untuk berdiskusi mengenai perkembangan seni pertunjukan kontemporer dan pelestarian tradisi topeng di kancah global.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari dalam dan luar negeri, di antaranya Sri Waluyo, seorang dalang wayang golek sekaligus komposer; Mohd Kipli Abdul Rohman, Direktur Institut Seni Kreatif Nusantara (INSAN) Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia; Amandus Paul Panan, Koordinator Teater dan Tari pada Performing Arts Studies KPSK UiTM sekaligus anggota INSAN dan Khin Mon Thu, pendiri DWM Dance Academy asal Myanmar sekaligus penari, koreografer dan pendidik.

Kegiatan konferensi dibuka Dr. Dra. R.Ay. Irawati Kusumorasri, M.Sn., Founder IMF sekaligus penggagas Indonesia Mask Organization (IMO). Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa IMO lahir sebagai ruang kolaborasi bagi siapa pun yang mencintai seni topeng.

“IMO atau Indonesia Mask Organization berdiri sekitar enam tahun yang lalu untuk mewadahi para pecinta topeng, para seniman, pembuat topeng, kolektor topeng ataupun pemerhati topeng. Konferensi internasional IMO 2025 ini bertujuan untuk saling bertukar pengetahuan tentang budaya topeng antarnegara. Konferensi ini penting untuk bidang akademik yang dapat menjadi ide maupun gagasan tentang karya seni maupun penelitian, selain itu juga menjadi sarana diplomasi budaya,” ujarnya.

Sesi pertama menghadirkan pemateri Sri Waluyo, S.Sn., dalang Wayang Golek sekaligus komposer dari Indonesia. Ia membawakan materi mengenai perkembangan tari topeng di daerah Tegal. Dijelaskan, dimana Topeng Tegal terinspirasi dari Wayang Golek Cepak.

Pemateri kedua, Khin Mon Thu, pendiri DWM Dance Academy di Myanmar, seorang penari, koreografer dan pendidik. Ia memperkenalkan kekayaan tradisi tari topeng Myanmar, termasuk Yamazatdaw, Kainari & Kainara.

Konferensi dilanjutkan oleh Prof. Dr. Mohd Kipli Abdul Rahman, Direktur Institut Seni Kreatif Nusantara (INSAN), Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia. Ia membahas seni tutur “Awang Batil, Penglipur Lara” Seni tutur adalah sebuah tradisi penceritaan rakyat yang menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter budaya masyarakat Melayu, serta bagaimana dirinya melestarikan tradisi tersebut hingga kini.

Sebagai penutup sesi materi, Mr. Amandus Paul Panan, Coordinator of Theatre and Dance Performing Arts Studies KPSK UiTM dan anggota INSAN, Malaysia. Dia menyampaikan presentasi mengenai performing arts for therapy.

Seluruh rangkaian diskusi dipandu oleh Putri Pramesti Wigaringtyas, M.Sn., yang akrab disapa Memes. Beliau juga Ketua Pelaksana IMF 2025 yang bertindak sebagai moderator Konferensi Internasional IMO 2025. Pada kesempatan itu ditegaskan, posisi Surakarta sebagai salah satu pusat perkembangan seni pertunjukan, sekaligus memperkuat jejaring diplomasi budaya lintas negara.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Keanggunan Lurik dalam Perayaan Semangat Kartini di The Sunan Hotel Solo

Soloevent.id - Dalam rangka memperingati Hari Kartini, The Sunan Hotel Solo menyelenggarakan acara bertajuk...

Konser Live Arena, Disko Koplo Mr. Jono & Joni Guncang De Tjolomadoe

Soloevent.id - Konser Musik Live Arena digelar di Halaman Parkir Timur De Tjolomadoe, Rabu...

Rayakan Anniversary QModels Gelar Runway show Arabian Night di Neo Solo Grand Mall

Soloevent.id - QModels Agency menggelar acara bertajuk Runway Show Arabian Night, Sabtu (11/4/2026) di...

More like this

UNI PARJO, Peresmian Ikon Baru Akulturasi Budaya Minang dan Jawa di Pasar Jongke

Soloevent.id - Sebuah perhelatan budaya dan kuliner bertajuk UNI PARJO (Urang Minang Pasar Jongke)...

Event Bukan Musik Biasa Hadirkan Musik Religi Etnik Jawa di Taman Budaya Jawa Tengah

Soloevent.id - Perayaan Event Bukan Musik Biasa (BMB) kembali digelar di Pendopo Wisma Seni...

Bakdan Ing Sala 2026: Alasan Kenapa Mudik ke Solo Selalu Bikin Kangen!

Soloevent.id - Liburan lebaran di Kota Solo tahun ini lebih seru dan meriah. Ada...