Tuesday, October 20, 2026
HomePameranNaga Raksasa Parkir Di Festival Lampion Suzhou

Naga Raksasa Parkir Di Festival Lampion Suzhou

Published on

- Advertisement -spot_img

NAGA-RAKSASA-PARKIR-DI-FESTIVAL-LAMPION-SUZHOU_

Sudah sepuluh hari ini Alun-Alun Utara Solo tampak gemerlap. Benderang cahaya berasal dari lampion-lampion yang berukuran kecil hingga raksasa.  Setelah pada Juni-Juli lalu berhasil membuat takjub warga Semarang, kini PT Lautan Lentera Indonesia ingin melakukan hal yang sama dengan membawa Festival Lampion Suzhou kepada publik Kota Bengawan.

Event yang digelar pada 29 Agustus-21 September 2014 ini bukan hanya menghadirkan lampion dengan bentuk standar, melainkan juga mempertontonkan berbagai replika seperti Taj Mahal, Laksamana Cheng Ho beserta kapalnya, gerbang China, seribu wajah, dan lain-lain.

Terdapat pula ikon-ikon binatang yang dituangkan dalam 12 shio, serta tak ketinggalan dua makhluk mitologi yang dihormati oleh kebudayaan China yakni naga dan Fenghuang. “Kami ada sembilan lampion yang besar, dengan pusatnya di naga. Naga itu tingginya 9 meter dan panjangnya 12 meter,” jelas CEO PT Lautan Lentera Indonesia, Suma.

Kesemua lampion diimpor langsung dari Suzhou, Tiongkok. Kota tersebut merupakan produsen dan pusat lampion dunia. “Jadi untuk kualitas, kami bisa bersaing. Karena lampion-lampion itu lebih detail dan lebih hidup,” tambahnya.

Dengan menggunakan kain satin khusus yang tahan air sebagai bahan dasar, ditambah perlengkapan penunjang (seperti baut, besi, rangka, bohlam) yang merupakan produk impor, serta teknisi-teknisi yang sudah mendapatkan pelatihan, Suma optimis tidak terkendala dengan anomali cuaca yang sering terjadi.

Suma juga melihat antusiasme warga Solo terhadap Festival Lampion Suzhou begitu tinggi. Terlihat dari penjualan tiket mereka yang rata-rata setiap harinya mencapai lebih dari 2.500 lembar. “Yang saya lihat segala segmen masyarakat datang. Semua membaur,” ungkapnya.

Festival Lampion Suzhou akan diselenggarakan selama 24 hari. Dibuka dari mulai pukul 17.00-23.00 WIB, dengan harga tiket masuk sebesar Rp 15.000,00  (Senin-Kamis), dan Rp 20.000,00 (Jumat-Minggu). Selain menikmati keindahan lampion, pengunjung juga bisa melihat atraksi sulap, berwisata kuliner, dan bermain di wahana-wahana yang telah disediakan.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Potensi 11 Kelurahan Bersatu di Srawung Budaya Jebres 2026

Soloevent.id - Budaya seringkali dipandang sebagai hambatan dalam pembangunan. Padahal budaya sebenarnya dapat menjadi...

Misteri Rumah Tua & Ritual Sesat: Siap-Siap Nonton Film Rambut Sewu 5 November!

Soloevent.id - Genre film horor masih menjadi genre yang banyak diminati oleh penonton. Dengan...

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

More like this

Potensi 11 Kelurahan Bersatu di Srawung Budaya Jebres 2026

Soloevent.id - Budaya seringkali dipandang sebagai hambatan dalam pembangunan. Padahal budaya sebenarnya dapat menjadi...

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

Panggung Budaya Mahasiswa Internasional UNS di UNS Cultural Night 2026

Soloevent.id - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar UNS Cultural Night (UCN) 2026 dengan...