Friday, July 24, 2026
HomeSeni dan BudayaKenakan Pakaian Tradisional, 5 Daerah Ini Ikuti Kirab JKPI di Solo

Kenakan Pakaian Tradisional, 5 Daerah Ini Ikuti Kirab JKPI di Solo

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Selain pameran dan gelar budaya di Benteng Vastenburg, Kongres IV Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) juga dimeriahkan dengan kirab budaya pada Kamis (25/10/2018).

Kirab yang diikuti oleh 60-an kota/kabupaten di Indonensia ini digelar dari Stadion Sriwedari hingga Jl. Jenderal Sudirman. Para peserta menampilkan budaya dari daerah masing-masing, salah satunya pakaian tradisional. Di bawah ini adalah lima di antaranya.

Kota Baubau, Sulawesi Tenggara

Perwakilan dari Kota Baubau memakai Balahadada. Pakaian tradisonal ini dikenakan para laki-laki yang berasal dari golongan bangsawan maupun bukan bangsawan. Pakaiannya seperti jubah dengan motif garis-garis.

Sedangkan para wanita mengenakan Baju Kambowa. Pakaian tersebut dipakai dalam berbagai upacara adat maupun sebagai pakaian sehari-hari pada masa lampau.

Kota Sawahlunto, Sumatera Barat

Rombongan JKPI dari Kota Sawahlunto memakai pakaian tradisional lengkap dengan perhiasannya. Mereka juga membawa kain songket dan tenun khas dari Tanah Minang. Kalau kamu pingin tahu tentang kain songket dan tenun asli khas Sumatera Barat, kamu bisa mampir ke pameran JKPI 2018 di Benteng Vastenburg, Rabu-Jumat (24-26/10/2018).

Kota Bengkulu, Bengkulu

Pakaian tradisional Kota Bengkulu sama seperti pakaian khas Melayu berupa baju kurung yang dibuat dari kain beludru. Baju adat wanita Bengkulu dilengkapi dengan aksesoris sanggul, tusuk konde, anting, dan kalung emas. Sementara para pria mengenakan kain sarung dan ikat kepala yang dinamakan detar.

Kabupaten Gianyar, Bali

Rombongan JKPI dari Bali mengenakan pakaian tradisional Bali. Beberapa wanita ada yang membawa sekerangjang buah yang ditaruh di atas kepala. Sementara, bagi pria memakai ikat kepala yang disebut udeng. Saat kirab, rombongan juga memainkan alat musik tradisional Bali.

Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung

Perwakilan Kabupaten Belitung Timur memakai pakaian tradisional khas Belitung Timur yang punya corak khas Melayu.



Kirab ini jadi bukti kalau Indonesia kaya akan budaya dan kearifan lokal. Saat melepas peserta kirab, Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo menyampaikan peserta JKPI bakal mengunjungi 27 SMP Negeri di Solo. “Ini sebagai pengenalan budaya Indonesia agar anak-anak lebih menghargai dan bisa melestarikan budaya daerah,” terang Rudy.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Kolaborasi Lintas Generasi di Satu Panggung Solo Keroncong Festival 2026

Soloevent.id - Solo Keroncong Festival (SKF) 2026 kembali digelar pada Sabtu (18/7/2026) di Alun-Alun...

Surga Anggrek Nusantara! Solo Anggrek Festival 2026 Hadir di Loji Gandrung

Soloevent.id - Solo Anggrek Festival kembali digelar untuk kedua kalinya di Kota Solo pada...

Dari Gambyong Hingga Band Local: Pre-Event SIPA 2026 Sukses Hipnotis Anak Muda Solo di Solo Paragon Lifestyle Mall.

Soloevent.id - Bulan September mendatang, Solo International Performing Arts (SIPA) bakalan digelar lagi.  Berbagai...

More like this

Kolaborasi Lintas Generasi di Satu Panggung Solo Keroncong Festival 2026

Soloevent.id - Solo Keroncong Festival (SKF) 2026 kembali digelar pada Sabtu (18/7/2026) di Alun-Alun...

Dari Gambyong Hingga Band Local: Pre-Event SIPA 2026 Sukses Hipnotis Anak Muda Solo di Solo Paragon Lifestyle Mall.

Soloevent.id - Bulan September mendatang, Solo International Performing Arts (SIPA) bakalan digelar lagi.  Berbagai...

Seniman dari 28 Negara Kumpul di Solo International Art Camp 2026!

Soloevent.id - Yayasan Jagoan Indonesia bersama The Asian Post (member of Infobank Media Group)...