Tuesday, October 20, 2026
HomeSeni dan BudayaPesta Kembang Api Meriahkan Opening Solo International Performing Arts (SIPA) 2023

Pesta Kembang Api Meriahkan Opening Solo International Performing Arts (SIPA) 2023

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – SURAKARTA, SIPA COMMUNITY (31/08/2023) — Seremonial pemukulan kenong dan sajian kembang api menjadi tanda bahwa pergelaran mahakarya seni pertunjukan Solo International Performing Arts (SIPA) 2023 resmi dibuka pada Kamis (31/08/2023)  di  Benteng  Vastenburg  Solo. Pemukulan  kenong  yang diwakili oleh Gibran Rakabuming Raka, Angela Tanoesoedibjo, Irawati Kusumorasri dan sejumlah tokoh lain menjadi simbolis pembukaan acara, dilanjutkan pesta kembang api bersama penonton dan pertunjukan kembang api megah di langit Benteng Vastenburg Solo.

Direktur SIPA 2023, R. Ay. Irawati Kusumorasri, M.Sn., menyampaikan  SIPA 2023 mengusung tema Say All with Arts, yang bermakna kesenian semestinya dapat mengambil  peran ketika dunia mulai kehilangan keindahan. Keindahan yang dipancarkan seni diharapkan dapat menjadi harmoni kehidupan dunia.

“Ketika kita memikirkan seni, kita sesungguhnya sedang merayakan keindahan dunia,” ungkap Irawati.

“Say  All  with  Arts;  Katakan  semuanya  dengan  seni  agar  keindahan  terus mewarnai kehidupan,” tambahnya.

Maskot SIPA 2023, Wirastuti Susilaningtyas, tampil membuka rangkaian pertunjukan dengan balutan busana biru megah bersama Semarak Candrakirana Art Center membawakan karya bertajuk “Symphony Selaras”. Tarian yang dibawakan merepresentasikan perwujudan harmoni antara elemen suara, gerak, dan properti dalam visual performatifnya. Fokus utama dalam sajian ini adalah semangat dan keberagaman yang seirama.

Seniman dari Lithuania, AURA Dance Theatre, tak ketinggalan memamerkan teater berjudul “Without The Moon” yang merepresentasikan kesendirian dalam kegelapan. Selain itu, Sumatra Ethnic dari Medan juga turut mempersembahkan karya “Horas Oppung” yang mengisahkan perbedaan karakter dalam kehidupan kost perantau daripada Batak.

Gubang   Art   Community   dari  Kutai  Kartanegara  turut  mempersembahkan “Tudung Saji” sebagai simbol pemaknaan tentang bertingkah laku sesuai adab masyarakat  juga dipentaskan. Dilanjutkan penampilan dari seniman Malaysia, College of Creative Arts UiTM (CCA) yang menyuguhkan pertunjukan bertajuk “SAPTA”, sebuah karya yang terinspirasi oleh pencarian setiap individu akan seseorang, sesuatu, cinta, komunitas, keyakinan yang berlanjut.

Korea Selatan diwakili N-Lions Taekwondo Demonstration Team dari Korean Cultural Center Indonesia (KCCI) membawakan penampilan Taekwondo berjudul “Spirit of Korea” sebagai penggeloraan semangat Taekwondo ke seluruh dunia dan menyatukan dunia.

Kolaborasi lain datang dari Miray Kawashima dan Yuuka Koyama, delegasi asal Jepang, dengan “Sora No Oto” yang menceritakan dua dimensi berbeda di antara benda angkasa dan dunia yang menyuarakan peristiwa alam sebagai simbol kehidupan universal. Sebagai penutup rangkaian pertunjukan pada hari pertama, tampil Pulung Dance Studio dari Yogyakarta dengan karya “Bang Bintulu” yang menjadi representasi kepercayaan tentang keblat papat, lima pancer yang juga menjadi simbol keseimbangan hidup dalam diri manusia.

Rangkaian kegiatan SIPA 2023 masih tersisa dua hari. Selain dapat disaksikan secara langsung dan gratis di Benteng Vastenburg Solo, panggung SIPA 2023 juga dapat ditonton di kanal YouTube SIPA Festival, Pariwisata Solo, dan Gibran TV.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Potensi 11 Kelurahan Bersatu di Srawung Budaya Jebres 2026

Soloevent.id - Budaya seringkali dipandang sebagai hambatan dalam pembangunan. Padahal budaya sebenarnya dapat menjadi...

Misteri Rumah Tua & Ritual Sesat: Siap-Siap Nonton Film Rambut Sewu 5 November!

Soloevent.id - Genre film horor masih menjadi genre yang banyak diminati oleh penonton. Dengan...

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

More like this

Potensi 11 Kelurahan Bersatu di Srawung Budaya Jebres 2026

Soloevent.id - Budaya seringkali dipandang sebagai hambatan dalam pembangunan. Padahal budaya sebenarnya dapat menjadi...

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

Panggung Budaya Mahasiswa Internasional UNS di UNS Cultural Night 2026

Soloevent.id - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar UNS Cultural Night (UCN) 2026 dengan...