Monday, October 19, 2026
HomeSeni dan BudayaKenali Batik Art Fest ISI Surakarta dari 5 Hal Ini

Kenali Batik Art Fest ISI Surakarta dari 5 Hal Ini

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Event tahunan Program Studi Batik Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Batik Art Fest, kembali diadakan.  Acara ini digelar untuk memperingati Hari Batik Nasional.

Rektor ISI Surakarta, Dr. Drs. Guntur M.Hum, membuka Batik Art Fest pada Jumat (5/10/2018) di Gedung Sungging Prabangkara Kampus II ISI Surakarta. “Batik itu mempunyai filosofi dan seni serta menjadi bagian dari ekonomi kreatif. Dengan forum batik festival ini diharapkan mampu menumbuhkan nilai-nilai yang ada dalam batik itu sendiri,” jelasnya saat memberikan sambutan.

Mau tau lebih jauh soal Batik Art Fest? Baca sampai tuntas, ya.



Apa itu?

Lewat event ini FSRD ISI Surakarta kepingin mengenalkan batik ke masyarakat, sekaligus memperingati Hari Batik Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Oktober.

 

Sarana pendidikan dan ekonomi

Mahasiswa bisa belajar banyak dari batik. Karya-karya batik juga bisa dipromosikan dan bisa bersaing di tingkat global.

 

Ajang promosi batik

Karya-karya mahasiswa Prodi Batik ISI Surakarta dan desainer-desainer muda dipamerkan di acara ini. Makanya, Batik Art Fest jadi ajang promosi agar karya-karya itu bisa dilirik konsumen.

 

Nguri-uri cara mbatik tradisional

ISI Surakarta pingin lebih mengangkat karya batik tulis. Di event ini ada kegiatan Mbatik 12 jam menggunakan canting. Cara tradisional seperti ini memakan waktu lebih lama tapi kualitas batiknya enggak usah ditanyakan. Menggunakan bahan alami, batik ini pun ramah lingkungan.

 

Mengangkat tema “Dahayu Niwasana Truntum”

Tahun ini Batik Art Fest bertema “Dahayu Niwasana Truntum” yang bermakna keindahan suatu hal. Menurut panitia, batik itu erat dengan keindahan. Batik motif truntum menjadi simbol cinta yang tulus tanpa syarat, abadi dan semakin lama semakin terasa subur berkembang.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Potensi 11 Kelurahan Bersatu di Srawung Budaya Jebres 2026

Soloevent.id - Budaya seringkali dipandang sebagai hambatan dalam pembangunan. Padahal budaya sebenarnya dapat menjadi...

Misteri Rumah Tua & Ritual Sesat: Siap-Siap Nonton Film Rambut Sewu 5 November!

Soloevent.id - Genre film horor masih menjadi genre yang banyak diminati oleh penonton. Dengan...

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

More like this

Potensi 11 Kelurahan Bersatu di Srawung Budaya Jebres 2026

Soloevent.id - Budaya seringkali dipandang sebagai hambatan dalam pembangunan. Padahal budaya sebenarnya dapat menjadi...

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

Panggung Budaya Mahasiswa Internasional UNS di UNS Cultural Night 2026

Soloevent.id - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar UNS Cultural Night (UCN) 2026 dengan...