Sunday, June 28, 2026
HomeSeni dan BudayaCantiknya Bunga Tanjung Dalam Batik Motif Truntum

Cantiknya Bunga Tanjung Dalam Batik Motif Truntum

Published on

- Advertisement -spot_img

BATIK-TRUNTUM-SOLO-01

 

Soloevent.id – Truntum adalah salah satu motif batik khas Solo. Dalam versi buku KRT Kalinggo, truntum berasal dari kata tuntum yang bermakna kembalinya lagi kasih sayang atau cinta yang bersemi lagi. Sedangkan dalam buku Any Yudhoyono, truntum berasal dari kata tumruntun yang artinya berderet atau kesuburan.

 

Batik motif truntum berlatar hitam dan menggambarkan taburan bunga-bunga tanjung Jika dilihat sekilas menyerupai taburan bintang kecil.

 

Sepertinya Kanjeng Ratu Kencana atau Kanjeng Ratu Beruk (permaisuri Paku Buwono III, pencipta batik motif truntum) terinspirasi dari taburan bunga-bunga tanjung yang dulu bermekaran. Kini, bunga tanjung susah dijumpai di Kota Solo.

 

Sama seperti Parang, motif khas batik Solo ini termasuk yang klasik dan berbentuk barisan rapi dan diulang-ulang, bukan motif abstrak dan campuran. Sebenarnya, motif truntum atau parang bisa dikombinasikan dengan motif-motif batik klasik khas Solo lainnya. Misal truntum dan motif cakar, truntum dan Babon Angrem, truntum dan Ceplok, atau dengan motif simping.

 

Sama seperti motif klasik lainnya, truntum juga punya peran tersendiri dalam tradisi budaya Jawa, khususnya Solo. Motif batik truntum biasanya digunakan oleh orang tua pengantin  dalam prosesi mantu. Orang tua pengantian yang mengenakan motif ini akan terlihat anggun.

 

Namun, seiring waktu berjalan, batik motif truntum sering dipakai oleh masyarakat meski tidak sedang mantu. Toh bukan motif larangan, jadi bebas dipakai meski di dalam keraton sekalipun.

 

 

Penulis: Puitri Hatiningsih

Foto: YouTube

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Atraksi Komunitas Solo Roller Blade, BMX dan Skateboard Meriahkan HUT Solo Car Free Day ke-16

Soloevent.id - Hari Ulang Tahun (HUT) Solo Car Free Day Solo Digelar Secara Meriah...

Gaya Hidup Sehat Modern : Intip Serunya Solo Wellness Tourism Expo 2026

Soloevent.id - Program studi D3 Pariwisata di Universitas Sebelas Maret (UNS) atau dikenal sebagai...

TEDxUNS 5.0 angkat Falsafah Jawa “Mulat Sarira” sebagai Salah Satu Temanya

TEDxUNS (Technology, Entertainment, Design x Universitas Sebelas Maret) 5.0 sukses diselenggarakan pada Sabtu, 13...

More like this

Gurihnya Jenang Suro Gratis di Pasar Triwindu, 500 Porsi Ludes!

Soloevent.id - Paguyuban Pedagang Pasar Triwindu Solo menggelar tradisi unik bulan suro yaitu tradisi...

Solo Heritage Festival 2026 Hadirkan Panggung Awarding di Taman Balekambang Solo

Soloevent.id - Solo Heritage Festival 2026 kembali digelar pada Jumat-Minggu (12-14/6/2026) di Taman Balekambang...

Kirab Bhinneka Gandekan 2026, Tampilkan Berbagai Potensi Budaya Kelurahan Gandekan

Soloevent.id - Kirab Bhinneka Gandekan kembali digelar di Kelurahan Gandekan Solo, Senin (1/6/2026). Event...