Wednesday, June 3, 2026
HomeBisnisCerita Dibalik Nama Unik Wedangan Lawang Djondjing

Cerita Dibalik Nama Unik Wedangan Lawang Djondjing

Published on

- Advertisement -spot_img

WEDANGAN LAWANG DJONDJING WEDANGAN MODERN NUANSA ETNIK

Wedangan Lawang Djondjing mengadakan grand opening (23/1/2016). Wedangan yang bertempat di Jl Gunung Kelud II no 7, Dukuhan Nayu, Kadipiro, Banjarsari ini memberikan promo diskon 25% buat yang mau nyobain menu-menunya.

Lawang Djondjing dipakai menjadi nama wedangan karena memang sang owner, Hardi Deras, membuat pintu gerbang utama berbentuk djondjing, dalam istilah jawa lain “ndek wur (cendek duwur)”. Bangunan yang berkonsep etnik ini merupakan kolaborasi dari seni Jawa, Sumatra dan Bali. Tak tanggung-tanggung, meja dan kursi nya saja berasal dari kayu palungan kandang dibungkus rapi dengan campuran batik nusantara. Sang owner yang juga memiliki bisnis advertising “Deras” memanfaatkan bahan yang tak terpakai. Sisa-sisa besi baliho dijadikannya meja dan kursi. Adapun MMT bekas yang ia sulap menajdi pembungkus tembok dan tiang di wedangan djonjing ini. Artistic!

Baca Juga Menu-menu Wedangan Lawang Djondjing

Selain kuliner, Wedangan Lawang Djondjing juga menghadirkan 10 tenant Indie Clothing Expo. Tempat yang dulunya untuk gerai seni mahasiswa ini disulap untuk pameran Indie Clothing guna menarik minat pengunjung. Eits, ada yang unik lagi nih dari ruangan ini. Tanah tempat kaki berpijak tak dipoles dengan keramik ataupun semen biasa, namun dibuat dengan campuran bata, genteng dan semen. Adapun wastafel dan kamar mandi yang dipenuhi ornament kayu khas Wedangan Lawang Djondjing yang membuat pengunjung serasa dimanjakan. “Wastafel dibuat unik, gak ada di wedangan lain untuk menarik pengunjung. Tadi ada pengunjung, ini kerannya dimana ya mas? Jadi Wedangan Djonjing ini unik. Biar penasaran dateng kesini lagi,” ujar Hironimus Mahayana, Manager Wedangan Djondjing.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Madreya EO Sukses Gelar “Nge-Lawak Berbudaya” Di Koat Coffee Kartasura

Kartasura, 17 Mei 2026 - Madreya EO, kelompok event organizer yang beranggotakan mahasiswa semester...

Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Gelar Event Kaum Ngalcerun di Kampung Wisata Batik Kauman

Soloevent.id - Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta menggelar kegiatan Kaum Ngalcerun di...

Kirab Bhinneka Gandekan 2026, Tampilkan Berbagai Potensi Budaya Kelurahan Gandekan

Soloevent.id - Kirab Bhinneka Gandekan kembali digelar di Kelurahan Gandekan Solo, Senin (1/6/2026). Event...

More like this

Madreya EO Sukses Gelar “Nge-Lawak Berbudaya” Di Koat Coffee Kartasura

Kartasura, 17 Mei 2026 - Madreya EO, kelompok event organizer yang beranggotakan mahasiswa semester...

Standup Indo Tour Mampir Kota Solo, Para Komika Sukses Ajak Penonton Ngakak Kocak Bareng

Soloevent.id - Standup Indo Tour sambangi kota Solo, Sabtu (30/5/2026) di Gedung RRI Solo....

Bank Indonesia Solo Gelar ADIKARYA FEST 2026: Perkuat Sistem Digitalisasi dan UMKM di Solo Raya

Soloevent.id - Bank Indonesia Kantor Perwakilan Solo kembali menggelar acara ADIKARYA FEST 2026 pada...