Wednesday, February 18, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaDari Malang Hanya Untuk Solo Batik Carnival

Dari Malang Hanya Untuk Solo Batik Carnival

Published on

- Advertisement -spot_img

solo-batik-carnival

Wisma Batari adalah sebuah gedung bernuansa elegant dengan persewaan sebagai fungsi utamanya. Gedung ini terletak di jalan selamet riyadi Kota Solo. (22/06) petang, jalan depan gedung tersebut menawarkan fenomena tak seperti biasanya. Panggung berukuran sedang, berdiri kokoh beriringan kursi-kursi tamu. Depan gedung Batari berubah menjadi panggung pertunjukkan sebuah band musik dengan irama penyindenan. Tak luput dari acara utama yang terjadi di sepanjang selamet riyadi, yakni Solo Batik Carnival gedung ini dipadati masyarakat yang antusias menyambut parade costum bertema batik yang satu ini.

Tak sekedar masyarakat Solo, seorang mahasiswa asal Brawijaya Malang, Dinda sebut saja namanya demikian. Gadis ini rela datang jauh-jauh dari Jawa Timur hanya untuk menyaksikan Solo Batik Carnival. “Kalo di Malang, ada sih acara kayak gini. Tapi sepi penonton dan acaranya seharusnya 1 minggu ini hanya 1 hari. Kurang menarik lah, jadi membosankan gitu” Ujar mahasiswa semester 6 ini. “pokoknya harus balik lagi ke Solo” katanya dengan ekspresi senang. Tak di sangka, dengan adanya Solo Batik Carnival ini solo mampu menarik orang-orang luar Kota.

Dengan panggung berisi gamelan, gendang, terompet, dan lainnya 2 sinden cantik yang mengenakan seragam panitia bernyanyi merdu memutar lyric lagu “Semua Orang Suka Batik Semua Orang Suka Solo”. Hal ini dibenarkan dengan kedatangan Dinda ke solo, hanya untuk melihat Karnaval Batik Solo ke tujuh ini. Tamu-Tamu undangan dari berbagai instansi yang datang disuguhkan kursi bernuansa putih juga meramaikan tempat ini. Masyrakat berbondong-bondong mengabadikan event yang hanya keluar 1 tahun sekali. SBC (Solo Batik Carnival) menyuguhkan berbagai jenis batik berbeda, seperti batik buketan, batik ceplokan, batik lurik dan lainnya.

Di depan gedung Batari juga terlihat sponsor utama yang membagikan teh gratis pada para penonton yang menginginkannya. Semua orang seperti semut yang sedang mengerubungi gula bertebaran. Bahkan beberapa masyarakat rela melewati garis batas atau naik di kaki pagar hanya untuk memotret sang model.

Sungguh fenomenal Solo Batik Carnival ini, so nantikan SBC yang ke 8 di tahun depan yaaa sobat event!

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Symphony Ramadhan di Mercure Solo: Nikmati Harmoni Menu Dunia di Jantung Kota

Soloevent.id - Bulan Ramadhan identik dengan momen berbuka puasa bersama keluarga, rekan dan komunitas....

Alila Solo Spill Agenda Februari : Ada Makan Malam di Rooftop sampai Menu Buka Puasa Unik!

Soloevent.id - Alila Solo mempersembahkan rangkaian acara dan penawaran istimewa yang diluncurkan bulan Februari...

Kegiatan Bersih-Bersih Menyambut Tahun Baru Imlek di Mangkunegaran

Surakarta,   14 Februari 2026. Mangkunegaran bersama komunitas Tionghoa di Surakarta mengadakan kegiatan Bersih-Bersih Mangkunegaran...

More like this

Kegiatan Bersih-Bersih Menyambut Tahun Baru Imlek di Mangkunegaran

Surakarta,   14 Februari 2026. Mangkunegaran bersama komunitas Tionghoa di Surakarta mengadakan kegiatan Bersih-Bersih Mangkunegaran...

Tradisi Pao Oen, Ritual Tolak Bala yang Dilakukan Warga Tionghoa Menjelang Imlek

Soloevent.id - Umat Konghucu Kota Solo menggelar ritual Pao Oen atau tolak bala di...

Mengenal Boga Sambrama: Tradisi Berbagi Jajanan Khas Mangkunegaran Setiap 35 Hari

Soloevent.id - Pura Mangkunegaran menggelar acara Boga Sambrama di Pamedan Pura Mangkunegaran Sabtu (31/1/2026)....