Thursday, March 5, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaDari Malang Hanya Untuk Solo Batik Carnival

Dari Malang Hanya Untuk Solo Batik Carnival

Published on

- Advertisement -spot_img

solo-batik-carnival

Wisma Batari adalah sebuah gedung bernuansa elegant dengan persewaan sebagai fungsi utamanya. Gedung ini terletak di jalan selamet riyadi Kota Solo. (22/06) petang, jalan depan gedung tersebut menawarkan fenomena tak seperti biasanya. Panggung berukuran sedang, berdiri kokoh beriringan kursi-kursi tamu. Depan gedung Batari berubah menjadi panggung pertunjukkan sebuah band musik dengan irama penyindenan. Tak luput dari acara utama yang terjadi di sepanjang selamet riyadi, yakni Solo Batik Carnival gedung ini dipadati masyarakat yang antusias menyambut parade costum bertema batik yang satu ini.

Tak sekedar masyarakat Solo, seorang mahasiswa asal Brawijaya Malang, Dinda sebut saja namanya demikian. Gadis ini rela datang jauh-jauh dari Jawa Timur hanya untuk menyaksikan Solo Batik Carnival. “Kalo di Malang, ada sih acara kayak gini. Tapi sepi penonton dan acaranya seharusnya 1 minggu ini hanya 1 hari. Kurang menarik lah, jadi membosankan gitu” Ujar mahasiswa semester 6 ini. “pokoknya harus balik lagi ke Solo” katanya dengan ekspresi senang. Tak di sangka, dengan adanya Solo Batik Carnival ini solo mampu menarik orang-orang luar Kota.

Dengan panggung berisi gamelan, gendang, terompet, dan lainnya 2 sinden cantik yang mengenakan seragam panitia bernyanyi merdu memutar lyric lagu “Semua Orang Suka Batik Semua Orang Suka Solo”. Hal ini dibenarkan dengan kedatangan Dinda ke solo, hanya untuk melihat Karnaval Batik Solo ke tujuh ini. Tamu-Tamu undangan dari berbagai instansi yang datang disuguhkan kursi bernuansa putih juga meramaikan tempat ini. Masyrakat berbondong-bondong mengabadikan event yang hanya keluar 1 tahun sekali. SBC (Solo Batik Carnival) menyuguhkan berbagai jenis batik berbeda, seperti batik buketan, batik ceplokan, batik lurik dan lainnya.

Di depan gedung Batari juga terlihat sponsor utama yang membagikan teh gratis pada para penonton yang menginginkannya. Semua orang seperti semut yang sedang mengerubungi gula bertebaran. Bahkan beberapa masyarakat rela melewati garis batas atau naik di kaki pagar hanya untuk memotret sang model.

Sungguh fenomenal Solo Batik Carnival ini, so nantikan SBC yang ke 8 di tahun depan yaaa sobat event!

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Ramadhan Iftar The Sunan Hotel Solo Hadirkan Fashion Show Koleksi Batik Riana Kesuma

Soloevent.id - The Sunan Hotel Solo menggelar acara Fashion Show Ramadhan Collection di Narendra...

Aston Solo Hotel Hadirkan Pengalaman Iftar Dunia dengan Sentuhan ASEAN

Soloevent.id - Dalam menyambut bulan suci ramadhan, Aston Solo Hotel resmi memperkenalkan rangkaian program...

Rayakan Hari Pers Nasional, Monumen Pers Solo Pamerkan 101 Koleksi Iklan Ikonik.

Soloevent.id - Monumen Pers Nasional Solo menggelar pameran bertajuk Warta Pariwara yang menampilkan koleksi...

More like this

Upacara Peringatan HUT ke-281 Kota Solo, Masyarakat Umum Ikut Kenakan Busana Adat Jawa

Soloevent.id - Ribuan peserta memadati Stadion Sriwedari untuk mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun...

Rayakan Hari Jadi ke-281 Kota Solo, Ribuan Warga Serbu Koridor Ngarsopuro demi Jenang

Soloevent.id - Festival Jenang Solo kembali digelar pada Selasa (17/2/2026) di Koridor Ngarsopuro. Acara ...

Heritage in Harmony: Saat Akulturasi Budaya Jawa-Tionghoa Bersatu di Panggung Imlek Solo

Soloevent.id - Puncak perayaan imlek di Kota Solo digelar dengan panggung hiburan semarak heritage...