Monday, October 19, 2026
HomeSeni dan BudayaSejarah Dibalik Kelezatan Sate Kere

Sejarah Dibalik Kelezatan Sate Kere

Published on

- Advertisement -spot_img

sate-kere

Soloevent.id – Tidak berbeda dengan Tengkleng, Sate Kere juga merupakan salah satu makanan khas dari kota Solo yang berhasil naik kelas menjadi idaman para wisatawan.

Kisah dibalik sate kere pun sama dengan cerita tengkleng. Keterbatasan ekonomi membuat rakyat biasa memutar otak bagaimana agar mereka seolah bisa menikmati apa yang disantap oleh para bangsawan. Pada waktu itu, membeli daging sapi untuk dikonsumsi merupakan suatu hal yang mewah.

Dibuatlah sate kere. Dinamakan sate kere karena dibuat dengan tujuan agar dapat dikonsumsi oleh masyarakat menengah ke bawah, atau masyarakat kurang mampu (dalam bahasa Jawa disebut dengan masyarakat kere) sebagai pengganti sate sapi.

Terbukti, sate kere berbahan dasar dari ampas sisa pembuatan tempe yang direndam dalam bumbu bacem kemudian dibakar di atas bara api. Biasanya sate kere disajikan dengan lontong atau nasi dan diguyur dengan bumbu kacang khas sate kere.

Namun pada perkembangannya, warung sate kere juga menjual sate sapi. Tentu harganya pun tidak lagi mencerminkan makanan untuk kaum bawah. Sate kere telah naik kelas ketika bersanding dengan sate sapi yang dulu menjadi santapan kaum bangsawan.

Di Warung Sate Kere Yu Rebi yang telah banyak dikenal misalnya, untuk seporsi sate campur yang berisi sate kere dan sate sapi dihargai Rp 30.000,- dan untuk sepuluh tusuk sate kere atau sate gembus, Anda harus membayar Rp 20.000,-

Meski demikian, sate kere akan tetap dicari oleh mereka pencinta kuliner nusantara, atau bagi mereka yang kebetulan sedang berkunjung ke kota Solo dan berburu makanan khas. Sate kere terlalu sayang untuk dilewatkan.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Potensi 11 Kelurahan Bersatu di Srawung Budaya Jebres 2026

Soloevent.id - Budaya seringkali dipandang sebagai hambatan dalam pembangunan. Padahal budaya sebenarnya dapat menjadi...

Misteri Rumah Tua & Ritual Sesat: Siap-Siap Nonton Film Rambut Sewu 5 November!

Soloevent.id - Genre film horor masih menjadi genre yang banyak diminati oleh penonton. Dengan...

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

More like this

Potensi 11 Kelurahan Bersatu di Srawung Budaya Jebres 2026

Soloevent.id - Budaya seringkali dipandang sebagai hambatan dalam pembangunan. Padahal budaya sebenarnya dapat menjadi...

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

Panggung Budaya Mahasiswa Internasional UNS di UNS Cultural Night 2026

Soloevent.id - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar UNS Cultural Night (UCN) 2026 dengan...