Wednesday, May 20, 2026
HomeSeni dan BudayaSejarah Dibalik Kelezatan Sate Kere

Sejarah Dibalik Kelezatan Sate Kere

Published on

- Advertisement -spot_img

sate-kere

Soloevent.id – Tidak berbeda dengan Tengkleng, Sate Kere juga merupakan salah satu makanan khas dari kota Solo yang berhasil naik kelas menjadi idaman para wisatawan.

Kisah dibalik sate kere pun sama dengan cerita tengkleng. Keterbatasan ekonomi membuat rakyat biasa memutar otak bagaimana agar mereka seolah bisa menikmati apa yang disantap oleh para bangsawan. Pada waktu itu, membeli daging sapi untuk dikonsumsi merupakan suatu hal yang mewah.

Dibuatlah sate kere. Dinamakan sate kere karena dibuat dengan tujuan agar dapat dikonsumsi oleh masyarakat menengah ke bawah, atau masyarakat kurang mampu (dalam bahasa Jawa disebut dengan masyarakat kere) sebagai pengganti sate sapi.

Terbukti, sate kere berbahan dasar dari ampas sisa pembuatan tempe yang direndam dalam bumbu bacem kemudian dibakar di atas bara api. Biasanya sate kere disajikan dengan lontong atau nasi dan diguyur dengan bumbu kacang khas sate kere.

Namun pada perkembangannya, warung sate kere juga menjual sate sapi. Tentu harganya pun tidak lagi mencerminkan makanan untuk kaum bawah. Sate kere telah naik kelas ketika bersanding dengan sate sapi yang dulu menjadi santapan kaum bangsawan.

Di Warung Sate Kere Yu Rebi yang telah banyak dikenal misalnya, untuk seporsi sate campur yang berisi sate kere dan sate sapi dihargai Rp 30.000,- dan untuk sepuluh tusuk sate kere atau sate gembus, Anda harus membayar Rp 20.000,-

Meski demikian, sate kere akan tetap dicari oleh mereka pencinta kuliner nusantara, atau bagi mereka yang kebetulan sedang berkunjung ke kota Solo dan berburu makanan khas. Sate kere terlalu sayang untuk dilewatkan.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Meski Balon Udara Gagal Terbang, Warga Tetap Padati Alun-Alun Utara Solo

Soloevent.id - Belasan balon udara yang disiapkan manajemen Bank Jateng Syariah Cabang Solo dalam...

Dari Kuliner Viral sampai Guyon Waton, Ini Keseruan Uleg Bazar Kuliner 2026 di Mangkunegaran

Soloevent.id - Uleg Bazar Kuliner (UBK) 2026 digelar pada 14 hingga 17 Mei 2026...

Pre-Event Solo Batik Carnival ke-17 Kenalkan Tema “Pitoelas” di The Park Mall Solo Baru

Soloevent.id - Pre-Event Pertama Solo Batik Carnival ke-17 digelar di Atrium The Park Mall...

More like this

Pre-Event Solo Batik Carnival ke-17 Kenalkan Tema “Pitoelas” di The Park Mall Solo Baru

Soloevent.id - Pre-Event Pertama Solo Batik Carnival ke-17 digelar di Atrium The Park Mall...

Semarak Budaya Indonesia 2026 Kembali Hadir di Solo Bawa Semangat “Swarna Bumi Bahari”

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 sebagai agenda tahunan Kota Surakarta kembali digelar...

26 Delegasi Dari 23 Daerah Siap Meriahkan Event Semarak Budaya Indonesia 2026

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 kembali menghadirkan perhelatan budaya yang mempersatukan keberagaman...