KULINER IKAN DI RESTO BALEKAMBANG

Demo-Masak-RESTO-BALEKAMBANG

Sebuah Restaurant bertema “IKAN” ini menyuguhkan tempat makan nan unik dan menarik, Resto Balekambang. Tak hanya sekedar tempat makan, resto yang menjadi aset Pemkot Surakarta ini juga menawarkan pamancingan serta meja dengan bentuk perahu yang besar. Unik memang, namun keunikan ini tak tersambut oleh wisatawan taman balekambang yang berkunjung. Letaknya yang terhitung jauh dari gerbang utama Taman Balekambang (sekitar 50m sebelumnya) membuat para pengunjung tak menggagas keberadaan resto ini. Tempat yang terlihat elegant ini, tak semahal yang dikira. Dengan tawaran paket makan yang sudah dapat lauk, nasi, minum, hidangan takjil (saat ramadhan) resto yang dikelola Ifa ini menawarkan harga yang tak akan menguras kantong. Dengan menu utama ikan laut resto ini sudah berjalan selama 2 tahun.

“Resto ini sebenarnya ide dari Pak Jokowi kala itu, dengan inisiatif ini tujuannya ya meningkatkan konsumsi ikan di kalangan masyarakat” ucap Ibu yang memberikan sambutan saat gathering Bale resto (19/6). Selain mengharapkan fungsi yang diinginkan, Ifa juga menyampaikan program-program yang sudah di tafsirkan pada hari minggu 22/6 ini ujarnya, dengan mengadakan lomba menggambar dan mewarnai tingkat Taman Kanak-kanak dan Sekolah Dasar. “Kenapa kita mengajak anak-anak beserta ibunya, ibu itu adalah penentu dalam masakan keluarga. Jadi, kalo kita ngasih pengarahan ke ibunya otomatis anak kan akan makan yang dikasih sang ibu” ucap Ifa.

Tak hanya resto yang berdiri disini, sebuah pasar ikan dengan konsep “Pasar Ikan Higienis” atau PIH juga terdapat setiap weekend tiba. Dengan berbagai jenis ikan laut yang ada masyarakat dapat membeli ikan jenis bandeng, tongkol, hingga kerapu dan barakkuda.

Selain menjual ikan, Resto Balekambang juga menyajikan goreng gratis untuk pembeli yang malas masak ikan karena amis. Resto Balekambang menawarkan fasilitas tips memasak ikan dengan inovatif agar anak-anak “Gemar Ikan”. Gemar ikan adalah tema yang diusung tim Bale Resto (Resto Balekambang ) dalam Lomba besok minggu.

Marilah masyarakat Solo, sambut tujuan baik ini agar Kota Solo menjadi pencetus baru “Walau Tak Punya Garis Pantai, Namun Masyarakatnya Gemar Ikan”.