THE MONKEY CIRCUS: KALAH DI PARADE BAND, MALAH JADI GUEST STAR KEIRAN FEST

 

THE MONKEY CIRCUS KALAH DI PARADE BAND, MALAH JADI GUEST STAR-rev

Nama The Monkey Circus pastinya sudah tidak asing bagi telinga para penggemar subkultur Jepang – terutama Japanese band – yang ada di Kota Solo. Yap, grup beraliran pop punk ini sudah hilir mudik di panggung-panggung festival Jepang di Kota Bengawan.

Sabtu (8/8/2015) lalu, di sebuah studio musik di kawasan Manahan, Soloevent sempat berbincang-bincang dengan mereka. Gitaris The Monkey Circus, Yona, bercerita banyak tentang sejarah band-nya hingga proyek ke depan.

The Monkey Circus didirkan pada 13 Oktober 2013. Tiga orang personelnya – Galih (bas, vokal), Aziz (gitar), dan Gilang (drum) – awalnya berdiri di bawah nama Kim en Ciel. Usai keluar dari band cover L’Arc-en-Ciel itu, mereka berniat membuat proyek baru. Nah, karena kekurangan orang, diajaklah Yona untuk bergabung.

“Saya dulu di band Mirai. Terus diajakin buat gabung, ternyata materinya cocok,” ujar Yona. Usai terbentuk, mereka kemudian menjajal panggung pertamanya di sebuah festival Jepang di Semarang, 2013 lalu. “Kami pikir itu parade band, ternyata lomba. Ada juri yang menilai. Kami sebenarnya nggak kepengen ikut lomba, cuma mau perform soalnya kan band baru,” terang dia.

Yona melanjutkan, walaupun di acara itu grupnya kalah, tapi tanggapan penonton cukup positif. Malahan, di event selanjutnya – Bunkasai Universitas Dian Nuswantoro Semarang, mereka tampil sebagai guest star.

Setelah mematangkan konsep, band yang bernaung di bawah Onkei Management ini merilis dua lagu yaitu “Naughty Monkey” dan “Silver Rain”, pada 2014 lalu. Menjadikan Ellegarden dan Vamps sebagai influence, The Monkey Circus hadir untuk memberikan warna lain di panggung-panggung J-Fest yang mereka satroni.

“Kami awalnya bikin band ini kan buat J-Fest. Kami jarang melihat band menggarap lagu-lagu pop punk. Kebanyakan yang tampil adalah visual kei. Kami ingin memberikan warna di J-Fest,” tutur Yona.

Buat fans The Monkey Circus yang kangen sama live perform-nya Galih dkk, kamu bisa datang ke acara Keiran SMA N 7 Solo, 23 Agustus 2015 mendatang. “Rencananya, kami bakal membawakan empat lagu,” beber Yona.

Terkait

MENIKMATI KONSER AKHIR PEKAN DI PASSIONVILLE 2016 (BAGIAN 1) Soloevent.id - Suara teduh Adhitia Sofyan yang berbalut petikan gitar akustik menyambut Soloevent setibanya di area parkir selatan The Park Mall S...
BER-PARARARARA BARENG PAYUNG TEDUH DI LAW FEST JOURNEY Soloevent.id - Akhir pekan ini siap ber-parararara bareng Payung Teduh? Yap, band folk-jaz tersebut bakal manggung lagi di Kota Solo. Payung Teduh...
BRIGHTSIDE TO KILL ADAKAN PESTA LAUNCHING ALBUM BARU     Soloevent.id - Sempat vakum beberapa saat karena pergantian personel, Brightside to Kill akhirnya bangkit lagi. Album berjudul A...
TEORI SEDANG SIAPKAN ALBUM PERDANANYA     2016 bakal jadi tahun yang menggembirakan bagi Teori. Rencananya, di bulan ketiga, band asal Kota Solo ini akan mengeluarkan a...
MENIKMATI KONSER AKHIR PEKAN DI PASSIONVILLE 2016 (BAGIAN 3) Soloevent.id - Agaknya “Rintik” punya kekuatan mengendalikan cuaca. Usai dibawakan, tiba-tiba hujan membasahi area The Park Mall Solo Baru. Saat i...