Monday, October 19, 2026
HomePameranKarya Keren Dipamerkan Di Nata Niti Natas #3. Ada Lukis Kaca Juga

Karya Keren Dipamerkan Di Nata Niti Natas #3. Ada Lukis Kaca Juga

Published on

- Advertisement -spot_img

KARYA KEREN DIPAMERKAN DI NATA NITI NATAS #3. ADA LUKIS KACA JUGA

“Mlampah Sesarengan”, itulah tema yang diangkat oleh mahasiswa Jurusan Kriya Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta saat menggelar Pameran Nata Niti Natas #3, Senin-Kamis (11-14/1/2016) di Galeri Seni Rupa Kampus II ISI Surakarta, Mojosongo.

Dalam Bahasa Indonesia, mlampah sesarengan berarti berjalan bersama-sama. Makna “berjalan bersama” di Pameran Nata Niti Natas #3 diterapkan dengan berkumpulnya tiga angkatan – 2013, 2014, 2015 – dari tiga Prodi (program studi) di Jurusan Kriya ISI Surakarta, untuk membentuk sebuah pameran.

Tiga Prodi yang mengikuti pameran ini yakni Kriya Seni, Keris dan Senjata Tradisional, serta Batik. Ketua Pelaksana Pameran Nata Nitis Natas #3, Muhammad Nasrudin, mengatakan, digelarnya pameran ini bertujuan untuk mengakrabkan tali persaudaraan antartiga Prodi tersebut.

Ia menambahkan, pameran ini juga jadi pelajaran bagi mahasiswa angkatan 2015. “Lebih berfokus bagaimana membuat suatu pameran. Mulai dari set ruangannya, kriteria karya yang lolos pameran, pemilihan tema, dan sebagainya,” tutur Muhammad saat ditemui Soloevent, Rabu (13/1/2016).

200-an karya yang ditampilkan dalam event ini merupakan karya tugas semester ganjil dari mata kuliah Lukis Batik, Ornamen, Kriya Kayu 2, Gambar Model, dan lainnya. Salah satu yang menarik perhatian Soloevent adalah lukis kaca. Ada 24 karya lukis kaca yang ditampilkan di pameran ini. Kesemua lukisan yang ditampilkan, menampilkan obyek cerita-cerita di Wayang Beber.

KARYA KEREN DIPAMERKAN DI NATA NITI NATAS #3. ADA LUKIS KACA JUGA

“Sebelum melukis, dosen memberikan master-nya. Master berbentuk satu gulung Wayang Beber, yang memuat beberapa jagong [adegan]. Setelahnya kami mengambil satu cuplikan ceritauntuk ditampilkan di frame lukis kaca,” jelas Muhammad.

Usai menggambar dasarnya, lukisan tersebut kemudian diwarnai menggunakan cat besi/akrilik/cat air. “Dalam pembuatannya, dosen berpesan agar tidak meninggalkan pakem. Tetapi mahasiswa boleh melakukan eksplorasi warna,” terangnya. Muhammad menambahkan, salah satu yang harus diperhatikan saat melukis di kaca adalah komposisi warnanya.

Selain lukis kaca, karya tugas yang ditampilkan di Pameran Nata Niti Natas #3 antara lain  lukis batik, nirmana, keris, sepatu, dan masih banyak lagi.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Potensi 11 Kelurahan Bersatu di Srawung Budaya Jebres 2026

Soloevent.id - Budaya seringkali dipandang sebagai hambatan dalam pembangunan. Padahal budaya sebenarnya dapat menjadi...

Misteri Rumah Tua & Ritual Sesat: Siap-Siap Nonton Film Rambut Sewu 5 November!

Soloevent.id - Genre film horor masih menjadi genre yang banyak diminati oleh penonton. Dengan...

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

More like this

Satu Dekade Dayskomvis! Intip Pameran Desain ‘Interplay Visual Noise’ di Gedung Djoeang 45

Soloevent.id - Program Studi D3 Desain Komunikasi Visual (DKV) telah sukses menggelar acara Dayskomvis...

Melihat Replika Kapal Jung Jawa di Pameran Museum Keliling Abhinawa Bhumi #2 Ndalem Djojokoesoeman.

Soloevent.id - Pameran Museum Keliling Abhinawa Bhumi #2 digelar di Rumah Kabudayan Ndalem Djojokoesoeman,...

Surga Anggrek Nusantara! Solo Anggrek Festival 2026 Hadir di Loji Gandrung

Soloevent.id - Solo Anggrek Festival kembali digelar untuk kedua kalinya di Kota Solo pada...