Pindah ke Barat Sriwedari, Pasar Malam Ngarsopuro Tetap Ramai Pengunjung

168

Soloevent.id – Sejak Sabtu, 16 Juni 2022 kemarin, Pasar Malam Ngarsopuro untuk sementara pindah ke Sriwedari, persisnya di sebelah barat stadion Sriwedari atau depan Museum Keris. Kendati demikian, semua pedagang tidak mempermasalahkan hal ini. Dengan penuh semangat mereka menjual dagangan masing-masing di tenda-tenda yang disediakan.

Demikian pula dengan para pengunjung, tetap mempunyai antutias tinggi mendatangi agenda mingguan yang diadakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta tersebut. Bahkan tidak jarang ada penumpukan pembeli di beberapa titik dan semakin malam, suasana terasa semakin ramai.

Sebagaimana biasa, sebelum gelaran ini berlangsung ada persiapan berupa pendirian tenda sekitar pukul 13:00 WIB dan jalan tidak ditutup. Baru setelah memasuki pukul 17:00 WIB, ditutup total hingga 22:00 WIB.

Menurut laporan dari Solopos, ada puluhan kendaraan yang mengambil tempat parkir di sisi timur dan barat Jl. Bhayangkara. Tak jauh beda, area parkir yang ada di sekitar halaman Stadion Sriwedari juga sangat padat oleh kendaraan pengujung. Ini menjadi tanda jika agenda wisata belanja tersebut tetap mendapat apresiasi tinggi dari warga.

Alasan Pemindahan

Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka menceritakan, untuk sementara waktu Pasar Malam Ngarsopuro harus pindah ke Sriwedari. Alasannya, karena kawasan ini dan Jl, Gatot Subroto atau Gatsu akan ditata ulang kembali. Pekerjaan ini butuh waktu sekitar 6 bulan dan menurut rencana akan selesai pada Desember 2022 mendatang.

Gibran juga mengungkapkan dana proyek revitalisasi tersebut berasal dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Sekitar awal tahun lalu putra sulung Presiden Joko Widodo ini telah mempublikasikan sketsa program tersebut dan bulan Juli 2022 ini akan dieksekusi.

Area Sriwedari jadi pilihan untuk lokasi sementara gelaran Pasar Malam Ngarsopuro karena memiliki dukungan penuh bagi para pejalan kaki. Mereka dapat dengan bebas dan nyaman menjalankan aktivitas pada malam hari khususnya akhir pekan.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinkop UKM) Surakarta Wahyu Kristina. Melalui Era.id dia juga menjelaskan, kondisi jalan yang lebar membuat semua pedagang jadi lebih leluasa menjalankan kegiatan usaha.

Di kesempatan yang sama Wahyu menegaskan pula, sebelum melakukan pindahan ke Sriwedari pihaknya sudah melakukan sosialisasi pada pedagang sejak satu pekan lalu, Selain itu dinasnya telah menyediakan sarana maupun prasarana penunjang kegiatan pasar malam seperti listrik, tenda, dan lainnya.

Pasar Malam Ngarsoupuro adalah gelaran wisata belanja dengan acara utama berupa pameran produk-produk UMKM dari Kota Solo. Acara ini terselenggara secara rutin setiap Sabtu malam sejak tahun 2009, ketika Solo masih dipimpin oleh Walikota Joko Widodo. Hingga sekarang agenda tersebut terus berlangsung meski sempat tidak aktif selama sekitar 2 tahun akibat pandemi covid-19.