Meriah, Solo Batik Carnival Jadi Penutup TIIWG G20 di Surakarta

183

Soloevent.id – Agenda Pertemuan Trade Investment, and Industry Working Group (TIIWG) G20 di Kota Surakarta berakhir dalam suasana sangat meriah. Penutupannya ditandai dengan atraksi budaya bertajuk Solo Batik Carnival pada Kamis, 7 Juni 2022. Semua delegasi terlibat langsung dalam acara kirab dari Stadion Sriwedari hingga Gedung Balaikota Surakarta.

Sejatinya Solo Batik Carnival (SBC) merupakan agenda yang secara rutin digelar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta setiap tahun. Tapi selama dua tahun terakhir ini acara tersebut ditiadakan akibat adanya pandemi covid-19.

Kemudian karena kasus covid-19 sudah mereda, maka pertunjukan tersebut diadakan lagi dan kebetulan waktunya bersamaan dengan penutupan TIIWG G20. Atas dasar inilah kemudian Pemkot Surakarta selaku tuan rumah TIIWG G20 menyatukan dua acara tersebut dengan slogan ‘Recover Together Recover Stronger’.

Urutan Karnaval

Walikota Surakarta Gibran Rakabumingraka bersama Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadia bertindak sebagai pemimpin karnawal dan berada di barisan paling depan. Setelah itu disusul rombongan marching band dan pembawa bendera negara-negara peserta TIIWG G20.

Sedangkan para delegasi mengikuti dari belakang menggunakan kereta kencana. Lalu di belakangnya lagi muncul barisan peserta karnaval dengan berbagai ragam kostum dengan tampilan sangat spetakuler, indah, dan unik. Menurut laporan Kompas, semua mengusung tema desain yang sama, yaitu batik.

Sepanjang perjalanan, mereka mendapat sambutan sangat meriah dari penonton yang berada di pinggir jalan. Selain memberi apresiasi dengan tepuk tangan gempita, tidak sedikit yang mengabadikan even istimewa tersebut melalui kamera ponsel. Tidak mau kalah, para delegasi dan peserta karnaval membalas sapaan hangat ini dengan senyum dan lambaian tangan.

Sampai di Balaikota Surakara, para delegasi tidak langsung bubar begitu saja. Mereka tidak mau menyia-nyiakan kesempatan melihat pameran hasil produksi UMKM Solo. Apalagi selain itu masih ada hiburan keroncong dan beberapa atraksi seni lainnya.

Tanggapan dan Harapan

Delegasi Amerika Serikat Neil Beck bahkan memberi perhatian khusus dengan hasil kreasi batik. Dia tak segan menyempatkan diri belajar membatik dan mengaku sangat kagum dan dengan atraksi budaya yang digelar di Solo. Menurutnya, keramahan dari para penonton telah berhasil membuat acara tersebut terlihat makin istimewa.

Sementara itu Bahlil Lahadia mengungkapkan jika pihaknya memiliki tujuan khusus melalui gelaran SBC dan pawai delegasi. Melalui kegiatan ini, peserta dari luar negeri dapat semakin mengenal budaya Indonesia. Khususnya tentang persatuan yang selalu terawat dengan baik di tengah keragaman dan perbedaan yang sangat tinggi.

Sementara itu Gibran mengungkapkan rasa senangnya karena atraksi budaya tersebut bisa berjalan dengan lancar. Selain itu dia juga berbarap gelaran ini dapat memberikan kesan yang tak terlupakan bagi semua delegasi.

Melalui agenda ini pula Gibran semakin yakin ekonomi Solo bisa berkembang secara cepat. Sehingga masyarakat juga ikut merasakan semua dampak positif yang muncul.