Surat R.A. Kartini Bakal Dipentaskan di Ajavi

190

Soloevent.id – Ayom Java Village (Ajavi) adalah penginapan baru di kawasan Soloraya yang berkonsep Jawa. Di dalamnya terdapat Pendhapa Sasangka. Nah, tiap tiga bulan sekali, pendapa tersebut bakal sering mementaskan pertunjukan seni dari seniman-seniman lokal.

Yang paling dekat adalah pementasan Gamelan Bercerita oleh pesinden yang sudah melalang buana hingga ke panggung internasional Nur Handayani. Event tersebut bakalan digelar Sabtu (20/07/2019) malam.

Ditemui Soloevent di sela latihan di Pendhapa Ayom Java Village, Nur Handayani menjelaskan bahwa ada dua karya yang bakalan disuguhkan. Yang pertama berjudul “Gamelan Bercerita”. Karya itu terinspirasi dari surat R.A. Kartini yang menulis tentang Gamelan dan Gending Ginonjing. Yang kedua adalah karya kolaborasi berjudul “Roses“ , yang dimainkan dengan media gamelan Bali.

“Jadi untuk tanggal 20 nanti adalah pementasan karya saya sendiri dan kolaborasi dengan tim,” ungkapnya, Kamis (18/7/19). Nur dan tim menggodok Gamelan Bercerita sejak bulan Mei 2019.

Marketing Communication Specialist Ayom Java Village Mahrita Dwi Ariyanti menjelaskan Ajavi memang kepingin merangkul seniman-seniman dan komunitas-komunitas seni untuk menghidupkan Pendhapa Sasangka, sekaligus yang paling utama untuk melestarikan budaya. Bahkan, Ajavi membuka kesempatan kepada para penggiat seni, khususnya karawitan,  untuk bisa latihan di pendapa secara gratis.

“Kami berkomunikasi dengan penggiat-penggiat seni dari Institut Seni Indonesia Surakarta untuk menghidupkan pendapa, dan akhirnya kami punya program setiap hari Minggu namanya Ripto Karyo. Program ini juga menjadi solusi bagi para seniman yang mencari tempat latihan tapi terkendala beberapa hal, seperti biaya dan tempat,” tambah Riri.



Dirangkulnya para penggiat seni oleh Ajavi, Nur Handayani berharap rekan-rekan sejawatnya dapat terus konsisten berkarya. “Apalagi pihak Ajavi memfasilitasi dengan instrumen gamelan yang lengkap, sehingga memberikan kesempatan kepada para pekerja seni di Solo untuk berkarya,” imbuh Nur.