Seblak Kuliner Khas Bandung Merambah Solo

0
542
SEBLAK KULINER KHAS BANDUNG MERAMBAH SOLO

SEBLAK KULINER KHAS BANDUNG MERAMBAH SOLO

Soloevent.id – Di Jawa Seblak terdengar bukan seperti nama makanan, tetapi seblak itu alat pembersih kasur. Tapi ternyata jika di Bandung dan Jawa Barat Seblak itu salah satu nama makanan. Seiring banyaknya perantau dan pekerja muda yang memasuki Jawa Tengah, mereka juga membawa makanan khas dari Bandung diantaranya Seblak. Seblak terbuat dari kerupuk udang basah dan macaroni yang dimasak dengan bumbu sederhana seperti bawang merah, bawang putih, cabai lalu dimasak bersama air atau kuah ditambah sedikit kaldu penyedap dan juga telur. Lalu ditambah sayuran yang diiris tipis yaitu kol putih dan daun bawang. Jadilah semangkuk seblak yang hangat cocok untuk cuaca hujan. Di pinggir jalan biasanya penjual seblak menggunakan kereta dorong kaki lima untuk menjual seblak. Dengan dua wajan dan satu kompor gas sebagai alat penting masaknya.

Seperti juga Seblak yang dijual di depan kampus 1 UMS milik Mas Wahyu ini. Kalau yang disebut di atas adalah seblak orisinal artinya tak ada campuran apa-apa, tapi ada banyak pilihan menu seblak. Seblak dengan campuran telor, juga ada seblak mie, seblak bakso dan seblak sosis. Semua seblak tadi harganya cukup 8 ribu saja, sedangkan yang original hanya 6 ribu rupiah. Jika ingin mencoba seblak ceker bisa juga dengan merogoh 9 ribu rupiah. Bagi yang suka sayuran ada juga seblak dengan jamur tiram, rasanya kenyil-kenyil segar dengan harga 9 ribu. Nah jika pengin seblak dengan campuran ati ampela atau seblak dengan ayam, harganya pun hanya 10 ribu saja.

Seblak ini umumnya rasanya pedas, mas Wahyu penjual seblak akan menanyakan pada setiap pemesan seblak apakah ingin seblak pedas atau biasa saja, karena yang biasa saja pun rasanya tetap pedas, bagi yang tidak suka pedas harap meminta sambalnya setengah sendok saja. Mas Wahyu penjual seblak depan UMS ini menyiapkan sambal dan bumbu dari rumah maka jika pembeli telah antri ia tinggal menuangkan sambal dan bumbu ke dalam wajan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here