Laweyan Keroncong Festival, Dorong Milenial Lestarikan Musik Tradisional

128

Soloevent.id – Dalam rangka melestarikan seni musik keroncong, Kecamatan Laweyan Kota Surakarta menggelar Festival Keroncong Vol.1. Event ini diselenggarakan di Halaman Pendopo Kantor Kecamatan Laweyan Solo, Jumat (2/9) mulai pukul 19.00 WIB.

Laweyan Keroncong Festival baru pertama kali digelar setelah pandemi Covid 19. Acara ini dimeriahkan oleh Orkes Keroncong dari kelurahan se-Kecamatan Laweyan, diantaranya : OK Barona Panularan, OK Mutiara Putih Sondakan, OK Mekar Arum Sondakan dan OK Bahana Tiga Negeri Laweyan.

Salah satu orkes keroncong yang tampil malam itu OK Bahana Tiga Negeri Laweyan. Mereka membawakan beberapa lagu yaitu Dinda Jangan Marah-Marah , Layang Kangen, Ojo Dibandingke, Suket Teki, Celengan Rindu, dan beberapa lagu lainnya.

Orkes Bahana Tiga Negeri ini baru saja terbentuk beberapa bulan yang lalu. Mereka warga Laweyan yang mempunyai bakat memainkan musik keroncong. Nama Orkes Bahana Tiga Negeri sendiri mempunyai makna Bahana yaitu suara yang merdu. Sedangkan Tiga Negeri adalah nama motif batik khas Laweyan.

Sonya Wijayanti selaku perangkat Kecamatan Laweyan Surakarta mengatakan, “Laweyan Keroncong Festival ini kami gelar untuk melestarikan kesenian. Semua orkes musik yang tampil, semua kami ambil dari Laweyan. Ada anak-anak muda yang tampil seperti Orkes Bahana Tiga Negeri, mereka membawakan beberapa lagu yang lagi hits versi keroncong. Ini untuk menarik minat anak muda dalam kesenian keroncong. Kami berharap, di masa depan, Laweyan Keroncong Festival bisa lebih besar lagi dan lebih banyak lagi peminat musik keroncong dari kalangan anak muda Solo,” ujarnya disela acara Laweyan Keroncong Festival 2022.

Selain hiburan musik dari beberapa orkes keroncong Laweyan juga ada booth kuliner nusantara. Seperti dari Kelompok Laweyan menjual Bubur Kacang Ijo dan Stup Macaroni.