Komunitas Teater Se-Indonesia Silaturahmi di Sala Hatedu

0
121

Soloevent.id – Sala Hatedu kembali digelar di Wisma Seni Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT). Pertunjukan teater dan pembacaan karya sastra tersebut diikuti oleh puluhan komunitas teater dari berbagai kota di Indonesia. Hatedu (Hari Teater Dunia) diperingati setiap tanggal 27 Maret. Di Solo, acara itu sudah dilaksanakan untuk keenam kalinya.

Ketua Acara Sala Hatedu #6 Turah Hananto mengatakan event ini menjadi ajang silaturahmi, tukar pikiran, dan ngumpul bareng komunitas teater. “Di sini, para komunitas ingin menyalurkan hobi dan bakat. Setiap tahun [penampil] selalu bertambah, mereka secara sukarela datang dari berbagai kota ke Solo untuk merayakan acara Hatedu ini,” terangnya saat ditemui Soloevent di Wisma Seni TBJT, Senin (22/4/2019). Turah menambahkan, pelaksanaan Sala Hatedu #6 diundur karena ada Pemilu dan berbagai hal lainnya.

Perayaan Sala Hatedu kali ini mengangkat tema “Membaca Millenial”. Ada 50-an komunitas teater dari dalam maupun luar negeri yang manggung.

Pengisi acara dari Surakarta yaitu Kelompok Puspa SMA Al Firdaus, Jaringan Teater Pelajar, Teater Gidag Gidig, Teater Depan Politama, Sanggar Seni Kemasan, Sanggar Pasinaon Pelang; Lamongan diwakili Mahrus Ali, Teater Ginyo, Dhoet Teater; dari Wonosobo ada Sanggar Jagad Kahyangan; Yan Jangkrik, Dkk, Pasca Manusia Pra Sampah, Jam Malam menjadi delegasi Yogyakarta; Surabaya mengirimkan Teater Kusuma, Ragil Theatre, Esto Theatre, Teater Wilwatikta; kontingen Jakarta diisi Prodi Seni Teater FSP-IKJ, Teater Jiwa, Teater Keliling; lalu ada Ardilla Diastasari dari Salatiga; Street Theatre dari Riau; serta Teater Koplak dan Teater SOCA dari Kendal.

Enggak cuma Indonesia, ada empat penampil dari luar negeri, yakni Teater FiTa, Mawar Zainal Ariffin, Tepak Tellaz (Malaysia) dan Teater Singa Muntah (Singapura).

Salah satu teater yang tampil saat itu dari Lesehan Teater Kampus, LETKAS (Surakarta). Mereka menampilkan pertunjukan pantomim dan teatrikal puisi yang dibawakan Hana Imara, Attaufiq, Nanda, dan Ucil. Letkas (Lesehan Teater Kampus se-Solo Raya) berawal dari bertemunya perwakilan kelompok teater kampus yang ada di Solo Raya. Akhirnya Desember 2017 disepakati terbentuknya forum komunikasi teater kampus Soloraya. Sesuai kesepakatan, nama komunitas tersebut berganti dan dideklarisakan menjadi Letkas.



Dari acara ini, Turah berharap agar teater makin banyak disukai dan mendapatkan tempat apresiasi yang lebih baik.

Sala Hatedu #6 digelar mulai Minggu-Selasa (21-23/4/2019). Acara ini juga diisi berbagai kegiatan lainnya , seperti pantomim, seni instalasi, sarasehan, musikalisasi puisi, workshop dan pembacaan karya sastra.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here