KERIS ERA KERAJAAN MATARAM DIPAMERKAN DI BALAI SOEDJATMOKO

EDIT 770 513

Soloevent.id – 12 keris dari zaman kerajaan Mataram dipamerkan di Bentara Budaya Balai Soedjatmoko Solo, dalam Pameran Keris Tangguh Mataram, Senin-Kamis (23-26/1/2017). Benda pusaka tersebut berasal dari empat era yakni Mataram Sultan Agung, Mataram Senopaten, Mataram Amangkurat, dan Mataram Kartasura.

Keris-keris yang dipamerkan tersebut mayoritas merupakan koleksi dari Padepokan Keris Brojobuwono. Keris-keris yang berasal dari era berlainan itu mempunyai ciri khas masing-masing. Pasikutan yang enak dilihat dan pamor gemerlap adalah ciri keris tangguh Mataram Sultan Agung.

Beda halnya dengan keris tangguh Mataram Senopaten. Memiliki pasikutan prigel dan besi hitam kebiruan, keris model ini mempunyai bentuk yang hampir serupa dengan keris dari masa Kerajaan Majapahit. Ini dikarenakan para pembuat keris Mataram Senopaten adalah empu-empu keris maupun keturunan empu dari era Majapahit.

Masa kejayaan/keruntuhan kerajaan juga berpengaruh terhadap bahan atau ornamen keris. “Tangguh Sultan Agung punya pamor mebyar. Masa itu adalah masa kejayaan Mataram. Kalau dari Mataram Kartasura karakter besinya kasar dan pamornya kurang bagus. Itu disebabkan banyaknya pemberontakan dan Mataram berada di ujung keredupan,” tutur salah satu panitia Pameran Keris Tangguh Mataram, Itok Dewanto, saat ditemui Soloevent, Selasa (24/1/2017). Ia menambahkan, setiap keris mempunyai filosofi masing-masing seperti kewibawaan dan lambang rezeki.

Selain memamerkan keris, acara ini juga memajang poster-poster sejarah keris. Salah satunya menampilkan patung Dewi Durga yang menggenggam pisau pendek bernama Kadga. Itu merupakan prototipe awal keris.

Pameran Keris Tangguh Mataram diadakan oleh mahasiswa Program Studi Keris dan Senjata Tradisional Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta. “Pameran ini merupakan usaha kami untuk mengenalkan keris dan sejarahnya kepada masyarakat,” pungkas Itok.