Fourtwnty: Dari Brand Clothing Jadi Band

0
194
Foto: Reza K. Darmawan

Soloevent.id – Dua tahun ini karir band Fourtwnty sedang menanjak. Mereka kerap jadi bintang tamu utama di berbagai acara musik. Salah satu hal yang bikin nama mereka besar adalah “Zona Nyaman”. Lagu tersebut ikut menghiasi film Filosofi Kopi 2: Ben & Jody.

Selain faktor di atas, band beranggotakan Ari Lesmana (vokal), Nuwi (gitar), dan Roots ini juga punya lagu-lagu yang memanjakan pendengarnya dengan nada-nada santai dan nyaman, apalagi ditambah lirik puitis. Mungkin itulah yang bikin orang-orang nge-fans sama mereka.

Mengusung folk akustik, lagu-lagu Fourtwnty enggak cuma membicarakan asmara, tetapi juga toleransi, alam, keluarga, dan persahabatan.

Foto: Reza K. Darmawan

Tahu enggak kamu, ternyata karir Fourtwnty berawal bukan dari band, lo, melainkan brand clothing. “Kami awalnya bikin komunitas, terus bisnis clothing, baru band. Kami tipe manusia yang suka melawan arus, biasanya band dulu baru clothing. Ini berbeda,” ujar Ari dalam jumpa pers di Narendra Restaurant The Sunan Hotel Solo, Minggu (19/8/2018).

Terkait dengan pemilihan nama, ada anggapan negatif yang menghampiri band Fourtwnty. Karena nama mereka dikaitkan dengan kode aktivitas menghisap ganja. Selama ini ­four twenty (biasa ditulis 4.20) dikenal sebagai jam terbaik untuk melakukan kegiatan tersebut.

Namun, Ari menyangkal pendapat itu. Fourtwnty dipakai sebagai penanda kelahiran band. “Kami berdiri pada 20 April 2010,” terang sang vokalis.



Sejak dibentuk. band Fourtwnty berprinsip ingin terus menelurkan karya. Mereka berharap karya-karyanya bisa terus hidup tanpa lekang oleh waktu.

Grup musik asal Jakarta ini telah menelurkan karya berupa mini album, Setengah Dulu (2014); lalu debut album, Lelaku (2015); dan di 2018 ini Fourtwnty mengeluarkan album terbaru, Ego & Fungsi Otak.

Baca Juga :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here