DESA DALAM JEPRETAN KAMERA

pameran-foto-fokus

Soloevent.id – Kehidupan perdesaan yang tenang dan masyarakatnya yang ikhlas menjalani pekerjaaan, dituangkan dalam karya foto oleh angkatan ke-20 Fokus (klub fotografi Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Sebelas Maret Surakarta). 45 foto yang mengambil latar perdesaan ditampilkan pada pameran Rural Scape di Galeri Seni Rupa FSRD UNS, Rabu-Jumat (22-24/3/2017).

Foto-foto yang ditampilkan merekam aktivitas masyarakat perdesaan. Yolanda Wulandari lewat karya berjudul “Bahagia Itu Sederhana” menangkap kegembiraan dua anak kecil yang sedang bermain kerbau. Lain lagi dengan “Se(mbah)yang”. Sang fotografer, Aditya Krisna W., menggambarkan seorang laki-laki tua sedang melakukan sholat di sela aktivitasnya. Foto yang diambil di perkebunan itu divisualkan secara hitam-putih.

Selain tema perdesaan, Ruralscape juga memamerkan 100 karya fotografi dasar dan hasil bidikan kamera lubang jarum. Karya-karya fotografi dasar tersebut antara lain terdiri dari tema portrait, street, lanskap, dan panggung.

Salah satunya yaitu “Mengobati” milik Wafa Naktilah P.  Karya tersebut menggambarkan seorang laki-laki yang tengah menjalani pengobatan bekam. Di belakang ahli dan pasien bekam, ada tiga orang dewasa dan dua anak kecil yang menonton.

Ketua Panitia Rural Scape, M. Dema, mengatakan, pameran ini diikuti 21 fotografer dari angkatan muda Fokus. Ia menuturkan karya-karya tersebut kebanyakan diambil di Solo Raya. “Foto-foto ini adalah hasil hunting kami sejak Desember 2016,” terangnya saat ditemui Soloevent.

Dema menjelaskan, pemilihan tema Rural Scape didasari kebosanan terhadap hal-hal berbau perkotaan. Lewat pameran ini, angkatan muda Fokus ingin mengajak pengunjung untuk merasakan keikhlasan masyarakat desa dalam menjalani kehidupan.

Selain pameran, Rural Scape juga bakal mengadakan workshop black and white photography (23 Maret) dan street photography (24 Maret). Materi fotografi hitam-putih akan dibawakan oleh Arief Budianto, sedangkan fotografi jalanan bakalan diuraikan oleh Okky Agung. Kedua workshop ini digelar mulai 14.00-16.00 WIB.