BERSAMA-SAMA MAKAN JENANG DI HUT 272 KOTA SOLO

0
44

jenang

Soloevent.id – Jumat (17/2/2017) pagi, koridor Ngarsopuro dijejali lautan manusia. Mulai dari anak-anak hingga usia senja berbondong-bondong ingin menikmati puluhan ribu takir jenang yang dibagikan gratis pada acara Festival Jenang Solo 2017.

Sebanyak 82 stan dari penggerak PKK tingkat kelurahan hingga kota, hotel, perwakilan luar daerah, dan dinas beramai-ramai menyajikan aneka jenang tradisional maupun kreasi baru. Walaupun pembagian jenang dijadwalkan pukul 09.30 WIB, tetapi sebelum waktu itu pengunjung sudah banyak menyesaki stan-stan guna mendapatkan jenang gratis.

Semarak Festival Jenang Solo 2017 sudah dimulai sejak jam 07.30 WIB dengan pertunjukan seni dari delegasi luar kota, sanggar tari di Kota Solo, dan pentas musik. Puncaknya adalah saat rombongan kirab jenang yang membawa 272+1 jenang tiba di Ngarsopuro usai berjalan kaki dari Stadion R. Maladi, Sriwedari.

Jumlah jenang yang dikirab tersebut menandakan umur Kota Solo pada 2017 ini. Sedangkan “1” merupakan simbolisasi harapan agar Festival Jenang Solo bisa diselenggarakan lagi tahun depan. Festival Jenang Solo 2017 diadakan bertepatan dengan hari jadi ke-272 Kota Solo.

Sesampainya peserta kirab di Ngarsopuro, acara dilanjutkan dengan kembul bujono atau makan bersama-sama. Usai didoakan, kembul bujono dibuka oleh Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, ditandai dengan penyerahan tampah berisi jenang kepada warga. Usai prosesi tersebut, tampah-tampah berisi aneka jenang yang disiapkan di depan Pasar Triwindu dibagikan kepada pengunjung.

Ketua Yayasan Jenang Indonesia (penyelenggara Festival Jenang Solo 2017), Ahmad Adib, mengungkapkan Festival Jenang Solo digelar sebagai ajang pelestarian budaya sekaligus menjadi tempat masyrakat untuk menjalin kebersamaan. “Festival ini tidak memandang ras ataupun usia. Masyrakat tumpek blek di sini untuk makan jenang bersama-sama,” katanya.

Adib menambahkan, digelar bersamaan dengan HUT ke-272 Kota Solo,  Festival Jenang Solo 2017 menjadi ajang mangayubagya usia baru Kota Solo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here